DPRD Jatim Dorong Perencanaan Ekologis Cegah Karhutla
Surabaya — Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Sri Untari Bisowarno, mendorong penguatan perencanaan ekologis dan pengawasan tata ruang untuk mencegah karhutla. Instruksi itu disampaikan karena kebakaran telah menggerus ribuan hektare lahan di provinsi ini, sehingga diperlukan koordinasi lintas sektor, perlindungan ekosistem, dan pelibatan masyarakat.
Perencanaan ekologis sebagai landasan kebijakan
Sri Untari menilai titik awal pencegahan adalah menyusun arah pembangunan yang mempertimbangkan daya dukung lingkungan. Kerusakan tutupan lahan, termasuk kawasan pegunungan yang gundul, meningkatkan risiko kebakaran.
“Merawat bumi dan alam harus menjadi kesadaran bersama. Gundulnya gunung dan lahan berkaitan dengan kondisi lingkungan, termasuk panas di udara yang dapat memicu kebakaran. Semua unsur alam saling berkaitan,” kata Sri Untari, Kamis (22/10/2026).
Menurutnya, kebijakan lingkungan harus berorientasi pada pencegahan dan rencana jangka panjang, bukan reaktif setelah bencana terjadi.
Koordinasi lintas OPD dan penegakan tata ruang
Sri Untari menekankan pentingnya sinkronisasi antar Organisasi Perangkat Daerah. Dinas perkebunan dan pertanian perlu bekerja bersama Dinas Lingkungan Hidup untuk memantau perubahan ekosistem dan menentukan langkah pengelolaan sesuai karakteristik kawasan.
“Dinas perkebunan dan pertanian harus bekerja bersama Dinas Lingkungan Hidup untuk melihat ekosistem yang ada dan perubahan yang terjadi. Ini untuk kepentingan Jawa Timur, termasuk menjaga kawasan gunung dan sungai yang menjadi bagian penting dari lingkungan kita,” ujarnya.
Selain itu, pengawasan terhadap rencana tata ruang wilayah (RTRW) dan rencana detail tata ruang (RDTR) harus diperkuat agar pembangunan tidak merusak fungsi lingkungan.
Data dampak kebakaran
Urgensi penguatan pencegahan tergambar dari data resmi dan lembaga lingkungan. Laporan BPBD Jawa Timur per 21 Oktober 2026 melaporkan kebakaran di kawasan Gunung Arjuno–Ringgit berdampak pada 736,8 hektare lahan. Sementara penghitungan WALHI Jawa Timur yang dihimpun dari SiPongi dan Nusantara Atlas mencatat luas hutan dan lahan terbakar mencapai 10.835 hektare hingga Agustus 2026.
| Sumber | Periode | Luas Terbakar (ha) |
|---|---|---|
| BPBD Jawa Timur | per 21 Okt 2026 | 736,8 |
| WALHI (SiPongi & Nusantara Atlas) | hingga Agustus 2026 | 10.835 |
Peran masyarakat dan tindakan konkret
Menurut Sri Untari, upaya pencegahan harus melibatkan masyarakat lewat tindakan sederhana yang berdampak besar, seperti memilah dan mengolah sampah, membuat lubang biopori, dan memastikan kegiatan industri tidak mencemari sungai.
“Tugas provinsi adalah melakukan orkestrasi kebijakan untuk merawat alam. Karena itu, perlu ada kesadaran bersama, mulai dari memilah dan mengolah sampah, membuat lubang biopori, hingga memastikan kegiatan industri tidak mencemari sungai,” katanya.
Menjaga kelestarian lingkungan di Jawa Timur menuntut sinergi kebijakan, pengawasan tata ruang yang ketat, dan pemberdayaan masyarakat agar kerusakan ekosistem tidak terus memperparah risiko kebakaran.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Hari Santri Magetan 2026: Santri Ditekankan Jaga NKRI dan Dongkrak IPM
Peringatan Hari Santri 2026 di Magetan tekankan penguatan nasionalisme, peran pesantren, dan kontribusi terh...
PDI Perjuangan: APBD Bojonegoro 2027 Harus Dongkrak Kesejahteraan
Fraksi PDI Perjuangan minta APBD Bojonegoro 2027 fokus memacu pertumbuhan inklusif, penciptaan lapangan kerj...
Dewanti Minta Pemkot Percepat Padam Kebakaran TPA Supit Urang
Dewanti Rumpoko minta Pemkot Malang percepat pemadaman kebakaran TPA Supit Urang dan lindungi kesehatan warg...
Bupati Blitar Ajak Warga Manfaatkan Gerakan Pangan Murah di Gandusari
Bupati Blitar Rijanto ajak warga memanfaatkan Gerakan Pangan Murah di Gandusari untuk beli bahan pokok di ba...
Puan Desak Pemerintah Selesaikan Karhutla, 70.239 Balita ISPA
Ketua DPR Puan Maharani mendesak penyelesaian karhutla karena 70.239 balita mengalami ISPA; ia minta perlind...
Sonny Danaparamita Salurkan 26 Alsintan untuk 23 Kelompok Tani Banyuwangi
Sonny T. Danaparamita menyalurkan 26 unit alsintan gratis untuk 23 kelompok tani di Banyuwangi pada 20 Oktob...