Lokal

Perbati Dukung Zainuddin Lubis Jadi Ketua Perbati Sumut

Bagikan:
Pertemuan pengurus Perbati membahas kepengurusan Sumatera Utara

MEDAN — Pengurus Besar Tinju Amatir Indonesia (Perbati) mendorong penguatan kepengurusan di Sumatera Utara dengan mengusulkan Zainuddin Lubis sebagai calon Ketua Perbati Sumut. Langkah ini diambil menyusul kebutuhan penyegaran kepemimpinan dan upaya memperkuat organisasi hingga tingkat kabupaten/kota.

Konstelasi organisasi dan alasan pergantian

Sekretaris Jenderal Perbati, Benget Simorangkir, mengatakan Perbati saat ini telah terbentuk di 28 provinsi. Sejak kepemimpinan Ray Zulham, organisasi menggelar banyak even nasional dan internasional.

Benget menyatakan pergantian kepengurusan di Sumut diperlukan karena sosok sebelumnya terseret masalah hukum. Oleh karena itu, nama Zainuddin Lubis diusulkan sebagai figur pengganti yang dianggap memiliki komitmen kuat.

“Beliau memahami organisasi Perbati dan memiliki keinginan besar untuk memajukan Perbati Sumatera Utara. Kami optimistis di bawah kepemimpinan beliau, Perbati Sumut akan berkembang lebih baik,”

Agenda penguatan organisasi di daerah

Perbati menargetkan konsolidasi hingga tingkat kabupaten/kota. Beberapa daerah seperti Binjai, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Tanjungbalai, dan Asahan sudah mulai diajak berkomunikasi untuk membentuk kepengurusan daerah.

Selain pembentukan pengurus daerah, Perbati akan melakukan audiensi dengan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, untuk memperkenalkan organisasi dan meminta dukungan pengembangan tinju amatir.

Komitmen calon ketua

Zainuddin Lubis menyatakan kesiapannya menerima amanah jika dipercaya memimpin Perbati Sumut. Ia menekankan pentingnya kerja sama antara pengurus daerah dan pusat untuk mencapai tujuan pembinaan atlet.

“Bismillah, insyaallah saya siap. Mohon doa dan dukungan kawan-kawan pengurus baik di tingkat pusat maupun Sumut. Semoga amanah yang diemban nantinya membawa berkah bagi prestasi atlet tinju kita, dan nama Perbati secara nasional,”

Prestasi dan agenda kompetisi Perbati

Hingga Juli 2026, Perbati yang berafiliasi dengan World Boxing dan Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah sukses menyelenggarakan sejumlah kejuaraan besar. Berikut beberapa agenda dan capaian terbaru:

  1. Kejuaraan Asia Tinju U-19 & U-23 2026 di Basket Hall, Senayan, Jakarta (3–16 Juli 2026), diikuti 329 petinju dari 20 federasi. Indonesia meraih 7 medali (1 emas, 1 perak, 5 perunggu). Salah satu emas diraih Anggie Intania Chalik di kelas 45–48 kg, menutup penantian 34 tahun prestasi emas di level Asia.
  2. Kejurnas Tinju Perbati 2026 di Ragunan, Jakarta (11–14 Februari 2026), diikuti 120 petinju sebagai seleksi nasional. Kompetisi ini menjaring 49 petinju untuk masuk Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) dua lapis.
  3. Perbati menargetkan menghidupkan kembali Kejuaraan Tinju Internasional Piala Presiden pada 2027 untuk terus mengasah kemampuan atlet nasional.

Prospek ke depan

Benget menegaskan Perbati memiliki dasar hukum dan legalitas jelas sehingga diharapkan menjadi wadah resmi pembinaan tinju amatir di Indonesia, khususnya Sumatera Utara. Jika proses pergantian dan konsolidasi berjalan lancar, organisasi diharapkan lebih solid dan mampu meningkatkan prestasi atlet menuju target internasional.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait