Sumut Anggarkan Rp64,2 M Perbaikan Akses ke Bahorok 2026
Medan – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara di bawah Gubernur Bobby Nasution menjadikan perbaikan akses menuju Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, sebagai prioritas infrastruktur tahun 2026. Pemprov mengalokasikan Rp64,2 miliar untuk memperbaiki tiga ruas jalan strategis yang rusak dan sering dikeluhkan warga.
Rincian proyek dan alokasi anggaran
Ketiga ruas jalan yang akan diperbaiki merupakan jalur utama menuju kawasan Bahorok dan akses ke Bukit Lawang, destinasi ekowisata unggulan di Sumatera Utara. Perbaikan ini masuk dalam program Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang diusung Gubernur Bobby.
- Peningkatan struktur Jalan Ruas Simpang Marike–Timbang Lawang, panjang 5,7 km, anggaran Rp34,2 miliar.
- Peningkatan struktur Jalan Ruas Kuala–Simpang Marike, panjang 3 km, anggaran Rp18 miliar.
- Peningkatan struktur Jalan Ruas Tanjung Selamat–Simpang 3 Namu Unggas, panjang 2 km, anggaran Rp12 miliar.
Proses tender dan jadwal pelaksanaan
Ketiga paket pekerjaan saat ini masih dalam proses tender. Pemerintah Provinsi berharap seluruh tahapan administrasi segera selesai sehingga pengerjaan fisik dapat dimulai dalam waktu dekat.
Alasan dan tujuan perbaikan
Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut, Chandra Dalimunthe, menyatakan perbaikan bukan hanya untuk meningkatkan konektivitas, tetapi juga untuk memperkuat sektor pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan.
"Yang pasti tahun ini kerusakan pada tiga ruas jalan tersebut kita tangani. Ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat Pak Gubernur Bobby,"
Perbaikan jalan menuju Bukit Lawang diharapkan meningkatkan kenyamanan wisatawan, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Latar belakang penjadwalan
Chandra mengakui aspirasi perbaikan jalan sudah lama disampaikan warga. Namun, pelaksanaan tertunda beberapa tahun karena fokus penanganan bencana dan keterbatasan anggaran pada periode sebelumnya.
"Pak Gubernur sebenarnya sudah lama mendengar usulan masyarakat agar jalan ini diperbaiki. Namun karena sebelumnya fokus pada penanganan bencana dan keterbatasan anggaran, maka tahun ini dijadwalkan untuk ditangani,"
Program infrastruktur terintegrasi
Perbaikan jalan di Langkat menjadi bagian dari program Infrastruktur Terintegrasi (Instansi) yang menjadi fokus Pemprov Sumut untuk mempercepat pemerataan pembangunan. Menurut Chandra, 2026 disiapkan sebagai tahun akselerasi pembangunan jalan dan jembatan di provinsi ini.
"Karena itulah tahun 2026 menjadi tahun akselerasi pembangunan jalan dan jembatan di Sumatera Utara,"
Dengan anggaran yang telah disiapkan dan proses tender yang sedang berjalan, pemerintah menargetkan proyek ini dapat mendorong pemulihan ekonomi lokal dan meningkatkan daya tarik pariwisata Bahorok serta Bukit Lawang ke depan.
Berita Terkait
Jamri Tekankan Peran PMII dalam Percepatan Pembangunan Labuhanbatu
Wakil Bupati Jamri minta PMII jadi mitra strategis pemerintah untuk percepatan pembangunan Labuhanbatu Raya...
Kejari Labuhanbatu Koordinasi dengan Kodim 0209/LB untuk Perkuat Sinergi
Kejari Labuhanbatu kunjungi Kodim 0209/LB pada 4 Juni untuk perkuat sinergi APH dan Forkopimda demi stabilit...
Diva Azahra Juara Atletik Putri O2SN SD Kota Langsa 2026
Siswi SDN 1 Langsa Diva Azahra meraih juara 1 Atletik Putri O2SN Kota Langsa 2026 dan akan wakili kota ke ti...
Azara Wellness di Sergai Soft Opening, Dukung Kesehatan Perempuan
Bupati dan Wabup Sergai meninjau soft opening Azara Wellness di Agrowisata Socfindo, pusat perawatan perempu...
Ratusan Warga Dairi Tolak Izin Lingkungan PT Dairi Prima Mineral
Ratusan warga Dairi menggelar demo (4/6) menolak SK Kelayakan Lingkungan PT Dairi Prima Mineral Nomor 1437/2...
HMI: Jangan Bebankan Pembiayaan AFF U-19 ke Pemda
HMI Medan kritik PSSI soal pembiayaan AFF U-19 2026; APBD tak boleh dipakai menutupi kurangnya perencanaan e...