Bupati Ajak Raja Luat Bersama Wujudkan Padang Lawas Maju
Padanglawas — Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan mengajak seluruh raja luat di Padanglawas untuk bersinergi mewujudkan Padang Lawas Maju. Ajakan itu disampaikan saat jamuan silaturahim bersama 16 keluatan pada Jumat malam, 24 Juli, di pendopo kediaman bupati. Pertemuan difasilitasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padanglawas dan bertujuan menghimpun masukan untuk perencanaan pembangunan daerah.
Pertemuan dan tujuan
Dalam acara itu, Bupati menekankan pentingnya peran raja-raja luat sebagai jembatan aspirasi masyarakat adat. Ia meminta agar semua saran dan kritik disampaikan langsung agar dapat menjadi bahan kebijakan daerah. Pertemuan berlangsung hangat dan terfokus pada langkah nyata untuk mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Siapa yang hadir
Hadir pada pertemuan tersebut 16 raja luat dari berbagai kecamatan. Beberapa nama yang disebut memberikan masukan antara lain:
- Luat Pahae Barumun Pahulu Sosa
- Luat Janji Lobi, diwakili Kuria Hasibuan
- Raja Luat Mondang
- Raja Luat Utte Rudang
- Raja Luat Hutanopan
- Raja Luat Sosopan
Permintaan fatwa MUI terkait prosesi adat
Salah satu aspirasi penting datang dari Kuria Hasibuan dari Luat Janji Lobi, yang meminta adanya fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ia berharap fatwa tersebut dapat memberi batasan tegas pada prosesi adat, seperti manortor, agar tidak bertentangan dengan ketentuan syariat Islam. Tujuannya agar masyarakat mengerti batas-batas pelaksanaan adat yang sesuai dengan ajaran agama.
Slogan daerah dan pandangan raja luat
Beberapa raja luat menyampaikan pandangan tentang penerapan slogan daerah, "tano adat digomgom ibadat, luruskan niat teruslah bermanfaat". Mereka menekankan pentingnya menyelaraskan tradisi adat dengan nilai-nilai keagamaan dan program pembangunan, agar kebijakan daerah diterima luas oleh masyarakat.
"Maka melalui pertemuan malam ini, mari kita gunakan pertemuan yang baik ini, semua aspirasi raja-raja luat bisa disampaikan langsung kepada Bupati untuk kebikan bersama."
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Baginda Parhimpunan Hasibuan, Ketua Pemangku Adat Kabupaten Padanglawas, sebagai bentuk apresiasi atas digelarnya pertemuan antara raja-raja luat dan pemerintahan daerah.
Kesimpulan dan prospek
Bupati Putra Mahkota dan seluruh raja luat sepakat bekerja sama demi Padang Lawas yang lebih maju dan masyarakat yang lebih sejahtera. Masukan dari pemangku adat akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan berikutnya, sejalan dengan visi misi pembangunan daerah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
IAIN Langsa Kembangkan Pusat BIPA, Tarik 657 Calon Mahasiswa Internasional
IAIN Langsa lakukan studi banding ke UMSU untuk membangun Pusat BIPA sebagai dukungan bagi 657 calon mahasis...
Aceh Besar Gelar Lomba Beut Kitab Bak Sikula untuk SD dan SMP
Aceh Besar menggelar Lomba Beut Kitab Bak Sikula untuk SD dan SMP sebagai evaluasi satu tahun program priori...
MTQ Lhoksukon 2026 Dibuka, 102 Peserta Ikuti Perlombaan
Pembukaan MTQ Kecamatan Lhoksukon 2026 digelar 24 Juli di Masjid Al-Ihsan dengan 102 peserta; acara berlangs...
PWI Langsa Gelar Pelatihan Kewartawanan di Bukit Lawang
PWI Kota Langsa menggelar pelatihan kewartawanan di Bukit Lawang (24-26 Juli 2026) untuk memperkuat kompeten...
Gerindra Minta Anggaran DPKP 2025 Ditingkatkan untuk Ketahanan Pangan
Fraksi Gerindra DPRK Banda Aceh minta peningkatan anggaran DPKP 2025 untuk ketahanan pangan dan dorong imple...
PAN DPRK Banda Aceh: Tata Kelola Parkir Perlu Evaluasi Menyeluruh
Fraksi PAN minta evaluasi total pengelolaan parkir Banda Aceh, termasuk pihak ketiga, demi transparansi dan...