Rano Karno Bentuk Tim Sambut Perayaan 500 Tahun Jakarta
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyatakan telah menyiapkan tim kerja khusus untuk menyambut peringatan 500 tahun Jakarta. Tim akan dibentuk bertepatan HUT Jakarta ke-499 dan bertugas menyusun kepanitiaan serta kalender kegiatan sepanjang tahun perayaan.
Pembentukan tim dan jadwal kegiatan
Rencana pembentukan tim diumumkan Rano Karno dalam keterangan pers, Sabtu, 20 Juni 2026. Tim kerja ini akan mengoordinasikan rangkaian acara yang berlangsung sejak Januari hingga Desember 2027.
Menurut Rano, pendekatan yang disiapkan bukan sekadar seremoni satu hari, melainkan serangkaian program besar yang tersebar sepanjang tahun. Tim akan menentukan struktur kepanitiaan dan menyusun kalender agar semua kegiatan terintegrasi.
"Pada peringatan ulang tahun Jakarta ke-499, kami akan membentuk tim kerja untuk menyiapkan kepanitiaan. Tim tersebut akan menyusun program dan kalender kegiatan yang berlangsung sejak Januari hingga Desember tahun mendatang,"
Agenda internasional dan keterlibatan global
Rano menegaskan perayaan lima abad ini akan melibatkan partisipasi internasional. Tujuannya adalah memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang terbuka terhadap kolaborasi budaya dan pariwisata.
Beberapa kegiatan dirancang untuk mengundang delegasi dari luar negeri. Hal ini diharapkan memberi jangkauan lebih luas serta memperkaya konten acara dengan perspektif global.
Salah satu agenda yang disebut berpotensi dikembangkan ke tingkat internasional adalah Indonesian World Dance Festival. Pemerintah berharap festival ini dapat menghadirkan perwakilan seni dari berbagai benua, termasuk Afrika, Eropa, dan Asia.
Parade 500 ondel-ondel dan penguatan identitas Betawi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana parade 500 ondel-ondel sebagai bagian dari peringatan. Seluruh ondel-ondel akan didesain ulang oleh sejumlah desainer profesional untuk menghadirkan wajah baru budaya Betawi.
"Dalam peringatan lima abad Jakarta nanti, kami akan menampilkan lima ratus ondel-ondel dengan wajah baru. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkenalkan budaya Betawi sebagai identitas Jakarta kepada masyarakat internasional secara luas,"
Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat identitas lokal sekaligus meningkatkan daya tarik budaya Jakarta di mata dunia.
Pelibatan masyarakat dan manfaat jangka panjang
Rano juga mengajak generasi muda dan masyarakat Jakarta untuk terlibat aktif dalam rangkaian perayaan. Partisipasi publik dianggap kunci dalam menyukseskan momentum bersejarah ini.
Ia berharap peringatan lima abad mampu memperkuat kebanggaan warga terhadap identitas dan sejarah kota, serta memberi manfaat bagi perkembangan budaya dan sektor pariwisata daerah.
Informasi lebih rinci tentang agenda berskala besar yang disiapkan akan diumumkan setelah proses koordinasi dan persiapan rampung.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Menekraf Apresiasi Pameran SBY Art Community di TIM
Menekraf Teuku Riefky Harsya apresiasi pameran SBY Art Community di TIM (18–30 Agustus 2026) sebagai ruang k...
Perlinsos Digital: Bakom Sebut Pendaftaran Bansos dari 200 Hari Jadi 5 Menit
Bakom: uji coba Perlinsos Digital mempercepat pendaftaran bansos dari 200 hari menjadi sekitar lima menit, d...
Wamentrans Viva Yoga Ajak Bantu Korban Gempa NTT saat HUT RI ke-81
Wamentrans Viva Yoga mengajak semua pihak bantu korban gempa NTT saat perayaan HUT RI ke-81 dan menekankan s...
Kemenko PMK Prioritaskan Pemulihan Pendidikan Pascagempa NTT
Kemenko PMK memprioritaskan pemulihan layanan pendidikan pascagempa NTT, memaksimalkan gudang di Labuan Bajo...
512 Sekolah Terdampak Gempa Flores, Pembelajaran Beralih Daring
Sebanyak 512 sekolah di Flores terdampak gempa 7,7 pada 19 Agustus 2026; pembelajaran beralih daring dan ten...
FEB UIN Jakarta Kejar Akreditasi AACSB Menuju Sekolah Bisnis Global
FEB UIN Jakarta mempercepat persiapan akreditasi AACSB dengan inovasi S3 Perbankan Syariah dan target pening...