450 Penyuluh Dikukuhkan, Perhiptani Aceh Dorong Swasembada
KOTA JANTHO — Sebanyak 450 penyuluh pertanian dari 23 kabupaten/kota di Aceh dikukuhkan dalam pengukuhan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Provinsi Aceh dan Dewan Pengurus Daerah (DPD) se-Aceh. Kegiatan berlangsung di Balai Latihan Pegawai Pertanian (BLPP) Saree, Kecamatan Lembah Seulawah, Kabupaten Aceh Besar, pada Sabtu (25/7). Acara dilanjutkan dengan lokakarya metode tanam PMAAS untuk meningkatkan kapasitas penyuluh dan mendukung akselerasi swasembada pangan.
Pengukuhan organisasi dan peserta
Pengukuhan melibatkan perwakilan penyuluh dari 23 kabupaten/kota yang hadir untuk menerima mandat kepengurusan baru. Prosesi ini menjadi momen konsolidasi organisasi profesi penyuluh pertanian di provinsi. Selain seremonial, acara dirancang untuk memperkuat peran penyuluh sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan pusat.
Lokakarya metode tanam PMAAS
Setelah pengukuhan, peserta mengikuti lokakarya tentang metode tanam PMAAS yang bertujuan meningkatkan keterampilan teknis penyuluh. Pelatihan difokuskan pada penerapan inovasi yang mudah diadopsi petani agar produktivitas lahan meningkat. Penyelenggara menilai transfer teknologi melalui penyuluh penting untuk mempercepat pencapaian target produksi pangan di Aceh.
Respon pemerintah daerah
Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Besar, Imam Munandar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pengukuhan dan pelatihan tersebut. Ia menekankan pentingnya peran penyuluh dalam pembangunan pertanian daerah sebagai penopang ketahanan pangan dan sumber penghidupan.
"Pemerintah Kabupaten Aceh Besar mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus Perhiptani yang baru dikukuhkan. Kami berharap Perhiptani terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong kemajuan pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di seluruh Aceh,"
Imam juga mengajak pengurus baru memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan petani agar program pembangunan pertanian berjalan efektif. Ia menekankan bahwa keberhasilan sektor ini sangat bergantung pada kualitas pendampingan penyuluh di lapangan.
Arah organisasi dan tantangan
Ketua Umum DPP Perhiptani, Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si, menegaskan Perhiptani harus menjadi organisasi yang memperkuat kapasitas penyuluh dan menggerakkan transformasi pertanian nasional. Menurutnya, peningkatan kompetensi dan penguasaan teknologi menjadi kunci menghadapi tantangan sektor pertanian.
"Pengurus yang baru dikukuhkan harus menjadikan Perhiptani sebagai organisasi yang aktif, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan petani. Penyuluh pertanian merupakan ujung tombak pembangunan pertanian, sehingga kompetensi dan semangat pengabdiannya harus terus ditingkatkan demi mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan nasional,"
Isran menilai lokakarya PMAAS sebagai bagian penting dalam menyebarkan inovasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan luas oleh petani di Aceh.
Implikasi dan langkah ke depan
Pengukuhan pengurus dan pelatihan teknis diharapkan memperkuat jaringan penyuluh yang akan mendampingi petani menerapkan praktik pertanian produktif. Dengan sinergi yang lebih kuat antara Perhiptani, pemerintah, dan petani, target swasembada pangan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Aceh berpeluang lebih cepat tercapai.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polsek Kualuh Hulu Tangkap Pengedar Sabu di Pinggir Jati
Tim Opsnal Polsek Kualuh Hulu menangkap Angga (40) terduga pengedar sabu di Pinggir Jati, Labuhanbatu Utara....
KNPI Kecam Oknum yang Catut Nama Bupati dalam Pungli Rp18 Juta
Ketua KNPI Padanglawas kecam oknum ZA yang diduga mencatut nama bupati untuk memungut Rp18 juta terkait prog...
Tapanuli Utara Luncurkan One Day Service untuk Akta Kelahiran
Pemkab Tapanuli Utara meluncurkan One Day Service: bayi lahir di Puskesmas langsung dapat akta, KK terbaru,...
Pemkab Nias Selatan Gelar Rakor Pemerintahan di Pulau Tello
Pemkab Nias Selatan menggelar Rakor Pemerintahan di Pulau Tello untuk memperkuat tata kelola, pengelolaan ke...
Warga Minta RDP Komisi III soal Pengelolaan 47.000 Ha Eks Torganda
Forum Masyarakat Mitra Torganda minta RDP Komisi III soal pengelolaan 47.000 ha eks Torganda dan pemulihan h...
Bupati Dorong Bank Sumut Perluas Akses KUR untuk UMKM
Bupati Tapanuli Utara mendorong Bank Sumut memperluas akses KUR bagi UMKM, mengatasi kendala afiliasi pembia...