Aceh Besar Perkuat Peran Lembaga Adat untuk Pelestarian Lingkungan
Aceh Besar, Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menegaskan komitmen memperkuat peran lembaga adat sebagai mitra strategis dalam menjaga kelestarian lingkungan, menyelesaikan persoalan masyarakat, dan mendukung pembangunan berlandaskan kearifan lokal. Pernyataan itu disampaikan saat Pembukaan Pra Duek Pakat Mukim, Pawang Glee, dan Sambinoe Aceh Besar di Aula UDKP Kecamatan Lhoknga, Sabtu (25/7).
Komitmen Pemerintah dan peran lembaga adat
Kegiatan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Aceh Besar Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia, dan Kerja Sama, Abubakar S.Ag, yang mewakili Bupati. Ia menyoroti keberlanjutan sistem adat yang diwariskan turun-temurun di Aceh.
Abubakar menegaskan pentingnya memperkuat mukim, pawang glee, dan sambinoe agar mampu menghadapi tantangan pembangunan sekaligus menjaga nilai-nilai adat sebagai identitas masyarakat.
"Keberadaan lembaga adat merupakan kekuatan yang harus terus dijaga dan diberdayakan."
Menurutnya, lembaga adat bukan hanya penjaga tradisi, tetapi juga mitra dalam menciptakan ketertiban sosial, menjaga lingkungan, dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah serta mufakat.
Forum dan rekomendasi strategis
Forum Pra Duek Pakat dimaksudkan sebagai momentum mempererat koordinasi antara pemerintah daerah dengan pemangku adat. Tujuannya merumuskan langkah strategis menghadapi persoalan yang berkembang di masyarakat.
Melalui forum ini, diharapkan muncul rekomendasi yang memperkuat peran mukim, pawang glee, dan sambinoe dalam mendukung kebijakan pelestarian lingkungan, pengelolaan sumber daya alam, dan penyelesaian masalah sosial berbasis adat.
Fasilitator, dukungan, dan peserta
Kegiatan difasilitasi oleh Yayasan Suluh Lingkar Seulawah yang dipimpin Yulfan SH MH. Kegiatan juga mendapat dukungan dari Balai Pelestarian Kebudayaan Aceh, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.
Turut hadir Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Aceh Besar Periode 2021–2026, Asnawi Zainun SH, bersama imeum mukim, pawang glee, sambinoe, tokoh adat, akademisi, perwakilan instansi terkait, serta unsur mahasiswa.
Isu prioritas dalam diskusi
Rangkaian acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) yang membahas sejumlah persoalan strategis di Kabupaten Aceh Besar. Isu-isu yang menjadi perhatian bersama meliputi:
- Kebakaran hutan dan lahan.
- Kerusakan lingkungan dan status kawasan hutan lindung.
- Aktivitas galian C dan dampaknya terhadap sumber daya alam.
- Tantangan dalam pengelolaan sumber daya alam berbasis adat.
Para peserta menyampaikan pandangan dan masukan sebagai bahan penyusunan rekomendasi yang akan dibahas lebih lanjut dalam forum Duek Pakat.
Implikasi dan langkah ke depan
Pemerintah Kabupaten Aceh Besar berharap rekomendasi akhir mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga adat. Harapannya, sinergi ini menjaga kelestarian alam, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mewujudkan pembangunan daerah yang berpijak pada nilai-nilai adat Aceh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DKP Aceh Salurkan Ikan Segar di Kuta Cot Glie untuk Tingkatkan Gizi
DKP Aceh menyalurkan bantuan ikan segar di Kuta Cot Glie, Aceh Besar, untuk membantu pemenuhan gizi ibu hami...
Bendungan Irigasi Lamtimpeung Beroperasi, Air untuk 40+ Ha Sawah
Bendungan irigasi di Gampong Lamtimpeung, Aceh Besar, mulai beroperasi 19 September dan mengairi lebih dari...
Aceh Besar Salurkan 3,7 Ton Ikan Segar untuk 350 Keluarga
Aceh Besar salurkan 3,7 ton ikan segar ke 350 penerima di Kuta Baro untuk dukung penanganan stunting dan giz...
Airin Rico Resmikan Gallery Torose, Tenun Karo Melangkah Modern
Airin Rico meresmikan Gallery Torose di Medan (19/9) untuk mempromosikan tenun Karo Uis Karo lewat koleksi e...
Rico Waas Selesaikan KTP dan Janji Perbaikan Drainase di Medan Deli
Wali Kota Medan Rico Waas menyelesaikan KTP warga dan menjanjikan perbaikan jalan serta drainase saat Sapa W...
Bupati Aceh Besar Dukung Kafilah MTQ di Semarang
Bupati Aceh Besar Muharram Idris bertemu kafilah MTQ di Semarang, beri dukungan moral dan uang saku untuk me...