Lokal

Dishub Banda Aceh Beri Penghargaan ke Tiga Juru Parkir

Bagikan:
Wali Kota Illiza menyerahkan penghargaan dan rompi kepada juru parkir di Banda Aceh

BANDA ACEH — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banda Aceh menyerahkan penghargaan kepada tiga juru parkir terbaik pada Senin, 26 Oktober, di Aula Kantor Dishub Kota Banda Aceh. Acara ini digelar bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 hijriah dan prosesi peusijuk mobil patwal.

Penyerahan penghargaan dan simbolis atribut

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Kegiatan juga dihadiri Kepala Dishub Kota Banda Aceh, Muhammad Syaifuddin Ambia.

Tujuan pemberian penghargaan adalah mengapresiasi jukir yang berprestasi dalam pelayanan dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Indikator penilaian kinerja

Kepala Dishub menjelaskan beberapa indikator penilaian kinerja juru parkir. Indikator utama meliputi kualitas pelayanan, kepatuhan jam kerja, dan ketepatan setoran kepada Dishub.

"Indikatornya yang pertama yaitu mengutamakan pelayanan kepada masyarakat, kemudian tidak menunggak dalam memberi setoran ke Dishub Kota Banda Aceh dan kepatuhan dalam jam kerjanya,"

Pihak Dishub menilai jukir berdasarkan capaian target PAD dan perilaku profesional di lapangan.

Rompi dan atribut untuk cegah jukir gadungan

Selain penghargaan, Dishub menyerahkan atribut resmi juru parkir secara simbolis. Menurut Ambia, total stok atribut mencapai 800 unit.

"Rompi dan atribut juru parkir total kita ada 800, tapi hari ini kita serahkan secara simbolis kita akan bagikan kepada tiga orang. Ini sebagai identitas juru parkir resmi Dishub Kota Banda Aceh untuk menghindari jukir gadungan,"

Warga diminta membantu menegur atau melaporkan jukir yang tidak mengenakan atribut resmi. Dishub berkomitmen menindak jukir liar sesuai ketentuan yang berlaku.

Harapan terhadap peningkatan PAD dan pelayanan

Wali Kota Illiza berharap pemberian atribut resmi membuat jukir gadungan mudah dikenali dan menumbuhkan disiplin petugas parkir.

"Apabila ada jukir-jukir yang gadungan, itu akan bisa terlihat. Karena jukir kita terfasilitasi dengan atribut yang kita berikan kepada mereka. Tahun lalu juga kita sudah membagikan dan tahun ini juga kita memberikan atribut yang baru,"

"Semoga mereka bisa menjaga dengan sebaik-baiknya parkir yang ada di kota. Karena ini juga berdampak terhadap PAD. Kalau PAD kita terus ada penambahan, terus ada peningkatan, maka fasilitas, pelayanan kepada masyarakat kita akan lebih baik,"

Dengan langkah ini, pemerintah kota berharap layanan parkir membaik dan kontribusi PAD meningkat, sehingga fasilitas publik bagi warga semakin terjaga.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait