Olahraga

Ketum FPTI dan Dua Atlet Terima Penghargaan KONI 2026

Bagikan:
Yenny Wahid menerima penghargaan KONI Pusat di Munaslub KONI 2026 Pullman Jakarta

Ketua Umum Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia, Zannuba Ariffah Chafsoh atau Yenny Wahid, beserta dua atlet andalan menerima penghargaan dari KONI Pusat pada acara Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa KONI 2026. Penghargaan diserahkan di Pullman Hotel Jakarta, Kamis, 21 Mei 2026, sebagai apresiasi terhadap kontribusi pembinaan dan prestasi internasional.

Penghargaan untuk Ketua Umum FPTI

Yenny mendapat penghargaan kategori pimpinan cabang olahraga berprestasi atas peran dan dedikasinya membina atlet panjat tebing hingga berprestasi di ajang dunia. Di bawah kepemimpinannya, federasi berhasil membangun tradisi prestasi, termasuk perolehan medali emas pada Olimpiade Paris.

Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya, karena nerekalah ujung tombak yang sebenarnya - Zannuba Ariffah Chafsoh (Yenny Wahid), Ketua Umum PP FPTI

Yenny menekankan pentingnya konsistensi pembinaan sejak akar rumput. Menurutnya, penguatan klub-klub lokal menjadi kunci untuk menghasilkan atlet yang kompetitif di level internasional.

Atlet yang Dihargai

Dua atlet panjat tebing Indonesia juga mendapat penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas prestasi mereka di kancah internasional.

  • Veddriq Leonardo - diapresiasi atas keberhasilan historis menyumbang medali emas cabang panjat tebing pada Olimpiade Paris.
  • Desak Made Rita - mendapat pengakuan berkat prestasi di Kejuaraan Dunia 2023, rekor medali emas Asia musim 2026, dan kontribusi pada Asian Games 2022.

Piagam penghargaan ditandatangani langsung oleh Ketua Umum KONI Pusat, Letnan Jenderal Marciano Norman, yang memperkuat nilai simbolis pengakuan tersebut bagi dunia olahraga nasional.

Dampak dan Rencana FPTI

Penghargaan ini mendorong FPTI untuk memperluas program regenerasi atlet di berbagai daerah. Organisasi menegaskan fokusnya pada penguatan sinergi dengan KONI Pusat, Kementerian Pemuda dan Olahraga, serta pemangku kepentingan lain.

Rencana ke depan meliputi pematangan persiapan skuad Merah Putih menuju ajang internasional berikutnya dan peningkatan pembinaan dari tingkat klub hingga nasional. Tujuannya mempertahankan dominasi dan memperbesar peluang medali di kompetisi global.

Momentum penghargaan di Munaslub KONI 2026 menjadi pemantik bagi PP FPTI untuk terus memperkuat ekosistem pembinaan, demi mencetak lebih banyak atlet berprestasi pada masa mendatang.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait