DPRD Minta Pengawasan Dini Proyek BRT Medan: Waspadai Penebangan Pohon
Anggota Komisi IV DPRD Medan, Jusuf Ginting, meminta Aparat Penegak Hukum (APH) dan Inspektorat mengawasi pelaksanaan proyek BRT di Kota Medan sejak tahap awal. Permintaan itu disampaikan usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama pemangku kepentingan, Senin (8/6), dan dikonfirmasi kepada wartawan pada Selasa (9/6). Jusuf menyoroti potensi penyimpangan dalam proses pembebasan jalur, terutama terkait penebangan pohon dan pembongkaran Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU).
Pengawasan dini agar potensi penyalahgunaan teratasi
Jusuf menegaskan pentingnya pengawasan sejak awal agar proses pekerjaan tidak menimbulkan penyimpangan. Dia menyarankan Pemko Medan melalui Inspektorat melakukan pengawasan komprehensif, serta agar BPKAD berkoordinasi dengan Dishub dan DLH mengenai aset yang dibongkar. Menurutnya, pengawasan itu diperlukan agar aset publik tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Permasalahan penebangan pohon
Salah satu masalah utama adalah rencana penebangan sekitar 2.700 pohon yang berada di median dan bahu jalan. Jusuf memperingatkan nilai ekonomis kayu hasil tebangan yang cukup tinggi, sehingga perlu dijaga agar tidak dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab. Dia mempertanyakan pula efektivitas kompensasi yang ditawarkan, yakni penanaman 61.000 bibit pohon.
"Karena kayu hasil tebangan pohon sangat bernilai tinggi, baik untuk kayu bakar maupun bahan mebel,"
"Mau ditanam ke mana, Kota Medan penuh gedung. Apa ada lahan Pemko untuk tanaman pohon sebanyak itu."
Jusuf mengusulkan agar Pemko mempertimbangkan kompensasi berupa Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi penebangan, bukan sekadar menerima bibit pengganti. Ia meminta kebijakan DLH lebih bijak agar tidak hanya "segelintir oknum" yang menikmati hasil tebangan.
Nasib LPJU dan aset hasil pembongkaran
Selain pohon, proyek BRT berdampak pada pembongkaran ribuan tiang dan lampu LED LPJU. Jusuf meminta agar proses pembongkaran dan pemanfaatan LPJU dilakukan secara transparan. Ia menyarankan agar LPJU hasil bongkaran dipindahkan ke permukiman yang masih minim penerangan.
"Kita harapkan bongkaran LPJU jangan sampai diselewengkan. Kita ingatkan, Dishub harus transparan soal itu,"
Koordinasi antar instansi dan langkah selanjutnya
Untuk mencegah penyalahgunaan, Jusuf menekankan koordinasi antar dinas teknis dan pengelola aset. Dia meminta BPKAD mengamankan seluruh aset hasil pembongkaran dan melaporkan jumlahnya secara terbuka. Selain itu, Pemko diminta memastikan ada rancangan penanaman ulang yang realistis jika kompensasi bibit tetap dipilih.
Penutup
Permintaan pengawasan dini oleh DPRD ini memberi sinyal penting bagi pelaksanaan proyek BRT di Medan. Jika tidak segera ditindaklanjuti, potensi kerugian aset publik dan manfaat ekonomi dari kayu tebangan bisa menjadi masalah baru. Pemerintah kota masih perlu menjelaskan langkah teknis dan transparansi pengelolaan aset kepada publik agar proyek berjalan maksimal dan akuntabel.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polres Pematangsiantar Amankan Distribusi BBM di SPBU, Stok Terpantau Cukup
Polres Pematangsiantar mengamankan distribusi BBM di SPBU pada 25 Juli 2026; pantauan menunjukkan antrean te...
14 Dai dan Daiyah Angkatan XII ADI Aceh Dikukuhkan
ADI Aceh kukuhkan 14 dai dan daiyah Angkatan XII pada 26 Juli 2026; 12 meraih Cumlaude dan lulusan akan mela...
Wagub Aceh Dek Fadh Takziah ke Rumah Duka Hj. Nurasyiah di Pidie
Wagub Aceh Fadhlullah bersama istri takziah ke rumah duka Hj. Nurasyiah di Pidie pada seunujoh hari ketujuh,...
GANNAS Minta Regulasi Daerah Diperkuat untuk Tekan Narkoba di Sumut
Ketua DPW GANNAS Sumut minta regulasi daerah diperkuat untuk tekan peredaran narkoba, termasuk edukasi sejak...
Polisi Tapanuli Tengah Tangkap Pelaku Curanmor Saat Akan Jual Motor
Satreskrim Polres Tapanuli Tengah menangkap AS (20) yang diduga hendak menjual motor curian, setelah motor H...
Polrestabes Medan Tangkap Mahasiswa Pengedar Vape Getar
Polrestabes Medan menangkap mahasiswa MZ (21) dan menyita 488 bungkus Vape Getar merek Squid Game setelah me...