Polda Sumut Kerahkan 2.081 Personel untuk Pengamanan ASEAN U-19 2026
Medan — Polda Sumatera Utara mengerahkan 2.081 personel gabungan untuk mengamankan ajang internasional ASEAN U-19 Boys Bank Sumut Championship 2026 yang digelar di Kota Medan dan Deliserdang. Pengamanan dimulai sejak kedatangan delegasi hingga penutupan turnamen untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan aman dan lancar.
Strategi pengamanan terpadu
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, mengatakan pengamanan bersifat terpadu dan mengedepankan langkah preventif. Dukungan intelijen, tindakan preemtif, serta penegakan hukum menjadi pijakan agar kegiatan internasional ini tidak terganggu.
Pengamanan ini dilaksanakan untuk menjamin keamanan seluruh peserta, official, perangkat pertandingan, suporter, hingga masyarakat yang terlibat dalam kegiatan. Kami ingin memastikan event internasional ini berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses sehingga mampu memberikan citra positif bagi Sumatera Utara.
Lokasi prioritas
Polda Sumut memperluas pengamanan tidak hanya di stadion, tetapi juga di lokasi penunjang kegiatan. Prioritas pengamanan meliputi:
- Bandara Internasional Kualanamu (KNIA)
- Stadion Utama Sumatera Utara
- Stadion Teladan Medan
- Stadion Madya Atletik
- Stadion Mini Pancing
- Stadion Kebun Bunga
- Lapangan Cadika
- Sejumlah hotel tempat menginap peserta dan official
Prosedur keamanan dan dukungan operasional
Setiap penonton yang memasuki venue akan menjalani pemeriksaan ketat untuk mencegah masuknya barang terlarang. Selain itu, Polda Sumut menyiapkan pos pengamanan, pos kesehatan, dan command center yang terintegrasi dengan CCTV.
- Barang dilarang di dalam stadion: senjata tajam, flare, petasan, kembang api, minuman beralkohol, laser, serta atribut provokatif.
- Pengawalan melekat bagi pemain, official, delegasi, dan tamu VIP sejak kedatangan di bandara hingga lokasi pertandingan.
- Rekayasa lalu lintas, sterilisasi jalur utama, dan penataan kantong parkir untuk mendukung mobilitas.
Penegakan hukum dan pemantauan suporter
Ferry menegaskan tindakan aparat bersifat tegas namun humanis terhadap pelanggaran yang mengganggu jalannya kompetisi, termasuk provokasi, perusakan fasilitas, atau praktik pencaloan tiket. Aparat juga memantau pergerakan kelompok suporter lokal dan mancanegara untuk mencegah gesekan antarsuporter.
Ajakan kepada masyarakat
Polda Sumut mengajak masyarakat, suporter, dan peserta untuk bersama menjaga keamanan dan ketertiban. Langkah bersama ini diharapkan menunjukkan bahwa Sumatera Utara mampu menjadi tuan rumah yang aman, ramah, dan profesional bagi penyelenggaraan event internasional.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Petstival Kemerdekaan 2026 Medan: Pameran dan Lomba Hewan Peliharaan
YA.TEAM menggelar Petstival Kemerdekaan 2026 di Medan, 15-17 Agustus, dengan pameran, lomba hewan, edukasi,...
Ahli Sebut Audit Tak Standar pada Sidang Korupsi Inalum
Dua ahli dari penasihat hukum menilai penahanan Dante dan laporan audit kasus penjualan aluminium Inalum bel...
CCTV Rekam 100 Geng Motor Serang Rumah di Medan Labuhan
CCTV merekam ratusan geng motor menyerang rumah warga di Pekan Labuhan, Medan Labuhan; pemilik melapor ke Po...
Polda Sumut Tangkap 4 Pengedar 'Vape Getar', Sita Ratusan Liquid
Polda Sumut menangkap empat pengedar 'Vape Getar' di Medan dan menyita ratusan liquid diduga mengandung etom...
Pemprov Sumut Perketat Pengawasan akibat Kelangkaan Semen
Pemprov Sumut memperketat pengawasan distribusi semen setelah laporan kelangkaan dan kenaikan harga; koordin...
HMI: Program MBG di Labuhanbatu Carut-marut, SPPG Banyak Tak Beroperasi
HMI Labuhanbatu Raya menilai program MBG carut-marut: SPPG banyak belum beroperasi, data penerima tak akurat...