Kesehatan

Pemda Tangerang Perkuat Pencegahan Stunting 2026

Bagikan:
Ilustrasi pemberian ASI untuk pencegahan stunting di Tangerang

Kabupaten Tangerang melaporkan 14.057 anak mengalami stunting sepanjang 2026, sehingga pemerintah daerah memperkuat program pencegahan lewat peningkatan gizi, edukasi, dan dukungan pemberian ASI.

Angka stunting dan respons pemerintah

Angka stunting di Kabupaten Tangerang menjadi perhatian utama pemerintah daerah. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi, menyatakan kondisi itu mendorong penajaman kebijakan kesehatan ibu dan anak.

"Jumlah stunting di Kabupaten Tangerang saat ini tercatat sebanyak 14.057 anak,"

Pemerintah tiga wilayah—Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan—mengadopsi strategi berbeda namun saling melengkapi untuk menurunkan angka tersebut.

Program Kabupaten Tangerang: Wisuda ASI Eksklusif

Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang menyelenggarakan Pekan Menyusui Sedunia tingkat kabupaten. Sebagai bagian program, mereka kembali menggelar Wisuda ASI Eksklusif untuk bayi yang menerima ASI eksklusif selama enam bulan pertama.

Acara ini sudah berlangsung tiga tahun berturut-turut. Sebanyak 132 bayi mengikuti wisuda pada pelaksanaan terakhir, sekaligus menjadi sarana edukasi agar ibu melanjutkan pemberian ASI sampai anak berusia dua tahun.

"Program ini diberikan kepada bayi yang telah mendapatkan ASI eksklusif selama enam bulan pertama kehidupannya,"

Program difokuskan untuk mendukung pertumbuhan dan meningkatkan daya tahan tubuh bayi di masa awal kehidupan.

Kota Tangerang: POPM Cacingan massal

Kota Tangerang kembali melaksanakan Program Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Cacingan. Sasaran program mencapai 281.735 anak berusia satu hingga 12 tahun di seluruh kota.

Sasaran mencakup peserta posyandu, PAUD, taman kanak-kanak, sekolah dasar, dan madrasah ibtidaiyah berdasarkan data dari puskesmas. Dinas mengingatkan cacing dapat menyerap nutrisi penting sehingga meningkatkan risiko anemia, gizi buruk, dan stunting.

"Penyakit cacingan sering kali tidak bergejala berat diawal, namun dampaknya dalam jangka panjang sangat berbahaya,"

Dinkes mengimbau masyarakat menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan mengonsumsi obat cacing sesuai anjuran petugas.

Tangerang Selatan: dorong konsumsi ikan

Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menggencarkan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) untuk memperkuat asupan protein hewani. Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan menyatakan edukasi intensif ditujukan kepada anak, ibu hamil, dan keluarga.

Upaya ini bagian dari strategi gizi lokal untuk menekan stunting melalui konsumsi protein hewani yang terjangkau dan mudah diakses.

Dampak dan langkah ke depan

Kombinasi program gizi, pengendalian penyakit parasit, dan promosi ASI diharapkan menurunkan angka stunting secara bertahap. Pemerintah daerah menekankan pentingnya koordinasi antar-puskesmas, posyandu, sekolah, dan kader kesehatan untuk menjangkau keluarga rentan.

Keberlanjutan program dan kepatuhan masyarakat terhadap anjuran kesehatan menjadi kunci realisasi target penurunan stunting dalam beberapa tahun ke depan.

Putri Anindya
Penulis
Putri Anindya

Editor gaya hidup yang menulis tentang tren, kesehatan, perjalanan, dan inspirasi kehidupan modern.

Berita Terkait