Nasional

Kemenhub Percepat Pemulihan Pelabuhan Terdampak Gempa di Flores

Bagikan:
Pelabuhan dan kapal di Flores terdampak gempa yang sedang dipulihkan

Kementerian Perhubungan mempercepat pemulihan fasilitas pelabuhan di Flores, Nusa Tenggara Timur, pascagempa untuk menjaga konektivitas dan mendukung distribusi bantuan. Langkah ini diumumkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut pada Kamis, 20 Agustus 2026.

Kajian teknis untuk identifikasi kerusakan

Tim Direktorat Jenderal Perhubungan Laut akan melakukan kajian teknis guna mengidentifikasi tingkat kerusakan fasilitas pelabuhan. Kajian ini bertujuan menentukan kebutuhan penanganan dan prioritas perbaikan.

Hasil asesmen menjadi dasar penentuan langkah teknis dan alokasi sumber daya. Proses penilaian meliputi pemeriksaan struktur dermaga, fasilitas bongkar muat, dan sarana navigasi laut.

Pendanaan dan mekanisme perbaikan

Penanganan perbaikan fasilitas akan dibiayai melalui APBN Kementerian Perhubungan sesuai ketentuan. Besaran dan skema pendanaan ditetapkan setelah kajian teknis selesai.

“Hasil asesmen tersebut akan menjadi dasar penetapan langkah perbaikan. Serta kebutuhan pendanaan yang akan dialokasikan melalui APBN Kementerian Perhubungan sesuai ketentuan yang berlaku,”

Dengan dasar tersebut, Kemenhub dapat menyusun rencana anggaran dan jadwal pemulihan yang terukur.

Koordinasi lintas pemangku kepentingan

Kementerian Perhubungan menegaskan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah, operator pelabuhan, dan instansi terkait. Komunikasi ini ditujukan agar layanan transportasi laut tetap aman dan gangguan operasional dapat diminimalkan.

Selain itu, monitoring lapangan akan dilaksanakan secara berkala untuk menyesuaikan prioritas perbaikan berdasarkan kondisi riil.

Dukungan distribusi bantuan kemanusiaan

Kementerian juga memastikan dukungan transportasi laut tetap tersedia untuk distribusi bantuan kemanusiaan. Pengoperasian jalur laut menjadi prioritas sambil fasilitas pelabuhan ditangani.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan bantuan kemanusiaan dapat didistribusikan dengan baik melalui dukungan transportasi laut, sekaligus memastikan fasilitas pelabuhan yang terdampak dapat segera ditangani. Kami akan terus memantau perkembangan di lapangan dan mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga konektivitas masyarakat,”

Langkah ke depan

Secara garis besar, rangkaian tindakan Kemenhub meliputi:

  • Pelaksanaan asesmen teknis untuk seluruh fasilitas terdampak.
  • Penyusunan rencana perbaikan dan pengajuan kebutuhan pendanaan ke APBN.
  • Koordinasi operasional dengan pemerintah daerah dan operator pelabuhan.
  • Dukungan logistik agar distribusi bantuan tetap berjalan.

Pemulihan infrastruktur pelabuhan di Flores diharapkan mempercepat pemulihan layanan transportasi laut dan mendukung upaya penanganan darurat di wilayah terdampak.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait