Tapanuli Utara Targetkan Pemerataan Kualitas Pendidikan
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni P. Lumbantoruan, M.Eng, menargetkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh wilayah sebagai bagian dari upaya peningkatan sumber daya manusia unggul. Pernyataan itu disampaikan saat membuka kegiatan Penataan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) TK, SD, dan SMP se-Kabupaten, Kamis (4/6) di Aula Josue Staineer, Tarutung.
Kegiatan, peserta, dan narasumber
Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Freddy Panjaitan dan Kepala BKPSDM Jenri Simanjuntak, serta para kepala sekolah dari berbagai jenjang. Acara menghadirkan narasumber dari BKN Regional VI Sumatera Utara, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan, Balai Penjaminan Mutu Pendidikan, dan BKPSDM Tapanuli Utara.
Tujuan penataan GTK
Kepala Dinas Pendidikan menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan adalah memperkuat penataan dan distribusi tenaga pendidik agar lebih merata sesuai kebutuhan sekolah. Penataan ini diharapkan menyesuaikan jumlah dan kompetensi guru dengan karakteristik masing-masing sekolah.
Arah kebijakan daerah
Wakil Bupati menegaskan bahwa peningkatan kualitas SDM menjadi prioritas pembangunan daerah. Ia menekankan perlunya layanan pendidikan yang merata dan berkualitas untuk menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
“Kita harus memastikan pendidikan yang baik dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat di semua wilayah. Harus ada pemerataan kualitas pendidikan di seluruh sekolah,”
Inovasi TAPAMAJUMA dan program tukar mimbar
Dalam arahannya, Deni meminta konsistensi pelaksanaan inovasi TAPAMAJUMA (Tapanuli Utara Maretong, Manjaha, Martorsa). Ia menyebut inovasi tersebut sebagai kerangka kerja untuk mempercepat perbaikan mutu pendidikan di daerah.
“Kita juga harus konsisten menjalankan inovasi TAPAMAJUMA,”
Lebih jauh, Wakil Bupati mendorong pelaksanaan program tukar mimbar antar guru sebagai sarana berbagi pengalaman dan metode pembelajaran. Program ini dirancang untuk memperkuat praktik pembelajaran di kelas secara kolaboratif.
“Harus ada inovasi dalam peningkatan dan pemerataan kualitas pendidikan. Ke depan, kita targetkan pelaksanaan tukar mimbar oleh para guru,” tegasnya.
Peran sekolah dan kepala sekolah
Deni mengajak kepala sekolah berani menyampaikan kondisi riil sekolah agar penempatan tenaga pendidik tepat sasaran. Ia juga meminta kepala sekolah menciptakan suasana kerja kondusif melalui komunikasi yang baik.
“Kepala sekolah harus merangkul seluruh guru dan tenaga kependidikan serta menciptakan suasana kerja yang kondusif melalui komunikasi yang baik,”
Dengan langkah penataan GTK dan penguatan inovasi, pemerintah daerah berharap distribusi guru dan mutu layanan pendidikan semakin merata. Program lanjutan akan difokuskan pada implementasi tukar mimbar dan pemantauan distribusi tenaga pengajar.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Beasiswa Martabe 2026: PT Agincourt Salurkan Rp5,29 Miliar
PT Agincourt Resources salurkan Beasiswa Martabe 2026 kepada 341 pelajar/mahasiswa Tapanuli Selatan dengan t...
AMPI Binjai Gelar Safari Dakwah Subuh Kolaborasi dengan Pemko
G-SDS AMPI Kota Binjai bersama Pemko menggelar Safari Dakwah Subuh di Masjid Al-Fatih (26/7/2026) untuk mema...
Pojok PBB dan Samsat Keliling di CFD Medan, Diskon Pajak Hingga 75%
Bapenda Medan hadirkan Pojok PBB dan Samsat Keliling di CFD 26 Juli, tawarkan potongan PBB hingga 75% dan di...
Bupati Ajak Raja Luat Bersama Wujudkan Padang Lawas Maju
Bupati Putra Mahkota ajak 16 raja luat bersinergi wujudkan Padang Lawas Maju melalui silaturahim dan penyera...
Polsek Hutaimbaru Gelar Dialog 'Kopi Kamtibmas' Pererat Sinergi Keamanan
Polsek Hutaimbaru menggelar forum dialog Kopi Kamtibmas pada 24/7 untuk pererat sinergi keamanan, lawan nark...
17 Camat Mangkir, Pembahasan P-APBD Deliserdang Terhenti
Pembahasan LPP APBD 2025 di DPRD Deliserdang tertunda setelah 17 dari 22 Camat tidak hadir dalam rapat Bangg...