Pemdes Medan Estate Bagikan 3.000 Masker Antisipasi Kabut Asap
Medan Estate, Deli Serdang — Pemerintah Desa (Pemdes) Medan Estate membagikan 3.000 masker kepada pengguna jalan di Jalan Selamat Ketaren, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Minggu, 18 Oktober. Aksi ini dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi kabut asap kiriman yang mulai memasuki wilayah Deli Serdang dan sekitarnya.
Pemimpin kegiatan dan pihak yang terlibat
Kegiatan dipimpin langsung Kepala Desa Medan Estate, Asdat Lubis, bersama Ketua BPD H. Darma Efendi dan perwakilan dari Kecamatan Percut Sei Tuan. Turut hadir pula unsur BPBD Kabupaten Deli Serdang, Kepala Puskesmas Pembantu Desa Medan Estate Trismalia, serta TP PKK Desa Medan Estate.
Tujuan pembagian masker
Pembagian masker dilakukan untuk melindungi masyarakat, khususnya pengguna jalan yang beraktivitas di luar ruangan saat kualitas udara menurun. Langkah ini dimaksudkan sebagai upaya perlindungan dini dan bentuk kepedulian pemerintah desa terhadap kesehatan publik.
Imbauan kesehatan dari Kepala Desa
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kesehatan. Masker ini kami bagikan sebagai salah satu upaya untuk melindungi masyarakat dari dampak kabut asap,”
Asdat Lubis menekankan pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan menjaga pola hidup sehat. Ia juga meminta warga mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi udara semakin memburuk.
Kelompok yang perlu mendapat perhatian khusus
Pemdes mengingatkan agar perhatian lebih diberikan kepada kelompok rentan. Berikut kelompok yang diimbau lebih waspada:
- Anak-anak
- Lansia
- Orang dengan penyakit pernapasan atau yang beraktivitas di luar ruangan
Respons warga dan tujuan jangka panjang
Pembagian masker mendapat respons positif dari pengguna jalan dan warga setempat. Selain distribusi, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk mengajak masyarakat saling mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama kabut asap berlangsung.
Langkah Pemdes Medan Estate merupakan bagian dari upaya perlindungan dan pelayanan publik sekaligus membangun kesadaran kolektif. Dengan tindakan ini, pemerintah desa berharap dapat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat menurunnya kualitas udara.
Selama periode kabut asap, Pemdes mendorong warga memantau perkembangan kondisi udara dan mengikuti arahan kesehatan dari otoritas setempat. Upaya bersama antara pemerintah desa dan masyarakat dinilai krusial untuk menjaga keselamatan dan kesehatan publik.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Nasir Nurdin Kantongi 121 Dukungan Anggota PWI Aceh
Tim Pemenangan Nasir Nurdin menyatakan dukungan anggota PWI Aceh mencapai 121, melebihi syarat minimal 32 su...
Satpol PP Aceh Besar Awasi Kafe untuk Cegah Pelanggaran Syariat
Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Aceh Besar mengawasi kafe di Peukan Bada dan Suka Makmur, Sabtu (17/10), untu...
Pemkab Aceh Besar Dukung Sekolah Rakyat untuk Anak Kurang Mampu
Pemkab Aceh Besar dukung Sekolah Rakyat untuk memperluas akses pendidikan bagi anak miskin; komitmen disampa...
Wabup Aceh Besar Tinjau Persiapan Lokasi MTQ ke-35 di Kuta Baro
Wabup Aceh Besar meninjau lokasi persiapan MTQ ke-35 di Kuta Baro pada 17 Oktober 2026; perataan lapangan su...
Wali Kota Sabang Ajak Dukung UMKM Ecoprint dan Jasa Lokal
Wali Kota Sabang Zulkifli H. Adam mengajak warga mendukung UMKM ecoprint dan jasa menjahit lokal saat membuk...
Wamenhan Tinjau Progres Pemulihan Pascabencana di Tapanuli Utara
Wamenhan Jenderal TNI Richard Tampubolon menerima paparan progres pemulihan pascabencana dari Pemkab Tapanul...