Pemkab Aceh Besar Dukung Sekolah Rakyat untuk Anak Kurang Mampu
KOTA JANTHO — Pemerintah Kabupaten Aceh Besar menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Pernyataan ini disampaikan melalui sambutan Bupati H. Muharram Idris yang dibacakan Kepala Dinas Sosial Darwan Asrizal pada Open House SRMA 1 Aceh Besar, Darul Imarah, Sabtu (17/10).
Komitmen daerah untuk memperluas akses pendidikan
Open House menjadi momentum mempererat sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan. Pemkab menegaskan pendidikan sebagai kunci memutus mata rantai kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam sambutan yang dibacakan Kadinsos, Bupati menekankan pentingnya kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk memperoleh pendidikan layak dan berkualitas.
“Setiap anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun kondisi sosial keluarganya, memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan yang layak, berkualitas, dan berkesempatan meraih masa depan yang lebih cerah.”
Peran Sekolah Rakyat dalam pengembangan karakter
Bupati menyatakan Sekolah Rakyat bukan hanya tempat transfer ilmu akademik, tetapi juga ruang untuk membangun karakter, disiplin, dan kepercayaan diri. Sekolah diharapkan menggali potensi dan bakat peserta didik sehingga mereka siap bersaing dan berkontribusi bagi daerah.
“Saya berharap dari Sekolah Rakyat ini akan lahir generasi yang cerdas, berakhlak mulia, mandiri, memiliki semangat kebangsaan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan negara.”
Kolaborasi lintas sektor dan peran pendidik
Penyelenggaraan pendidikan berkualitas, menurut Pemerintah Kabupaten, membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak. Peran orang tua, tenaga pendidik, masyarakat, dan dunia usaha dinilai krusial.
- Pemerintah: kebijakan dan dukungan anggaran
- Tenaga pendidik: keteladanan dan bimbingan
- Masyarakat & dunia usaha: dukungan fasilitas dan peluang
Kepada guru, Bupati berpesan agar menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, kesabaran, dan tanggung jawab.
“Para pendidik diharapkan memberikan keteladanan yang baik, mendidik dengan kasih sayang, serta membimbing siswa agar tumbuh menjadi pribadi yang berilmu, berkarakter, dan peduli terhadap sesama.”
Tujuan program dan harapan ke depan
Kepala SRMA 1 Darul Imarah, Ilza Satriadi, mengatakan Sekolah Rakyat adalah upaya pemerintah untuk membuka akses pendidikan lebih baik, khususnya bagi anak dari keluarga miskin. Program ini disebut bagian dari program strategis pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Setelah menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat, siswa diharapkan dapat melanjutkan studi atau mengembangkan usaha mandiri melalui kewirausahaan. Dengan dukungan dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Aceh Besar berharap program ini terus mengembangkan potensi anak serta menyiapkan generasi penerus yang berdaya saing dan berkarakter.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
FASI Kota Sabang 2026: Gampong Cot Ba'u Juara Umum
Wali Kota Sabang menutup FASI 2026 dan berharap program ini membentuk generasi Qurani; Gampong Cot Ba'u juar...
Umrah Gratis Medan: Wakil Ketua DPRD Beri Hadiah ke 7 Warga
Wakil Ketua DPRD Medan, Zulkarnaen, memberikan umrah gratis kepada tujuh warga saat HUT ke-75 Presiden Prabo...
Aceh Besar Dukung SRT 3 Perluas Akses Pendidikan
Aceh Besar dukung SRT 3 yang menggelar open house di Gampong Tumbo (17/10) untuk memperluas akses pendidikan...
Nasir Nurdin Kantongi 121 Dukungan Anggota PWI Aceh
Tim Pemenangan Nasir Nurdin menyatakan dukungan anggota PWI Aceh mencapai 121, melebihi syarat minimal 32 su...
Satpol PP Aceh Besar Awasi Kafe untuk Cegah Pelanggaran Syariat
Satpol PP dan Wilayatul Hisbah Aceh Besar mengawasi kafe di Peukan Bada dan Suka Makmur, Sabtu (17/10), untu...
Wabup Aceh Besar Tinjau Persiapan Lokasi MTQ ke-35 di Kuta Baro
Wabup Aceh Besar meninjau lokasi persiapan MTQ ke-35 di Kuta Baro pada 17 Oktober 2026; perataan lapangan su...