Polres Sabang Bersihkan Jaring Pukat Tersangkut di Iboih
Sabang — Kapolres Sabang AKBP Sukoco memimpin pembersihan jaring pukat yang tersangkut di kawasan wisata bahari Batu Meuro-Ron, Jr. Teupin Layeu, Gampong Iboih, Kecamatan Sukamakmue, Kota Sabang, pada Sabtu (6/6). Kegiatan ini dilakukan bersama penyelam lokal, aparat kepolisian, dan tokoh masyarakat untuk mencegah kerusakan terumbu karang dan menjaga keberlanjutan pariwisata laut.
Pembersihan jaring dan tujuan kegiatan
Pembersihan difokuskan pada pengangkatan jaring pukat yang tersangkut di dasar perairan di sekitar objek wisata. Tim menyisir area terdampak dan mengangkat jaring secara manual oleh penyelam serta petugas di permukaan. Tujuan utama adalah mencegah abrasi terumbu karang, melindungi habitat biota laut, dan menjaga daya tarik wisata bahari Sabang.
Siapa saja yang terlibat
Kegiatan ini melibatkan aparat kepolisian dan unsur masyarakat setempat. Kehadiran tokoh lokal menambah koordinasi lapangan sehingga kerja berlangsung aman dan teratur.
- Kapolres Sabang AKBP Sukoco S.ST, MM, M.Mar, M.Tr.SOU, M.Han
- Kapolsek Sukakarya IPDA Hairul Saleh Ritonga, SH
- Keuchik Gampong Iboih Bukhari
- Panglima Laot Gampong Iboih Lukman Hakim
- Bhabinkamtibmas Gampong Iboih, penyelam lokal, dan personel Polsek Sukakarya
Pernyataan dan pesan kepedulian
Kapolres Sukoco menegaskan bahwa laut Sabang adalah aset bersama yang harus dilindungi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat aktif menjaga kebersihan dan kelestarian area pesisir agar manfaat pariwisata terus dirasakan.
"Laut Sabang adalah aset yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk peduli terhadap kelestarian ekosistem laut agar tetap menjadi kebanggaan dan sumber kesejahteraan bagi masyarakat," ujar AKBP Sukoco.
Dampak bagi lingkungan dan pariwisata
Upaya pengangkatan jaring yang tersangkut diharapkan mengurangi risiko kerusakan terumbu karang. Terumbu yang sehat menunjang keanekaragaman hayati dan menarik wisatawan penyelam. Dengan demikian, pelestarian lingkungan juga berkontribusi pada keberlanjutan ekonomi lokal.
Kegiatan berlangsung aman dan mendapat apresiasi dari warga yang hadir. Masyarakat berharap kolaborasi serupa dapat dilakukan secara berkala untuk menjaga kebersihan laut dan menunjang citra pariwisata Sabang ke depan.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Polda Sumut Ungkap Motif Pembunuhan Wakil Rektor IT&B di Berastagi
Polda Sumut menangkap dua pelaku pembunuhan Wakil Rektor II IT&B di Berastagi. Motifnya untuk menguasai hart...
Tiorita Tinjau Perbaikan Jalan Longsor di Salapian, Langkat
Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti meninjau perbaikan jalan longsor di Salapian (29/9); Pemkab turunkan...
Wali Kota Lhokseumawe Siapkan Pendampingan Hukum untuk Keluarga Rasya
Wali Kota Lhokseumawe janjikan pendampingan hukum untuk keluarga Muhammad Rasya Fadilla dan akan menyiapkan...
DPR Minta Warga Tenang dan Percayakan Penyelidikan Kasus Mahasiswa Pelayaran
Anggota DPR Komisi V, Ghufran, menyampaikan duka atas meninggalnya mahasiswa Politeknik Malahayati dan memin...
Pemkab Aceh Besar dan BNN Sinergi Pulihkan Kawasan Rawan Narkoba
Pemkab Aceh Besar dan BNN memperkuat sinergi untuk memulihkan kawasan rawan narkoba lewat pencegahan, pember...
Labuhanbatu Gelar Bupati Cup PBSI 2026, 250 Peserta Ikut
Turnamen Bupati Cup PBSI Labuhanbatu 2026 resmi dibuka di Rantauprapat, diikuti sekitar 250 peserta dari 10...