Medan Zoo Bantah Terima Harimau Putih 'Anggun' dari Semarang
Medan — Perusahaan Umum Daerah (PUD) Pembangunan Kota Medan menegaskan Medan Zoo tidak pernah menerima harimau putih bernama Anggun dari Semarang Zoo atau melakukan pertukaran satwa dengan pihak mana pun. Pernyataan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial yang mengaitkan kematian harimau tersebut dengan pengelola kebun binatang di Medan.
Klarifikasi resmi pengelola
Direktur Utama PUD Pembangunan Kota Medan, Karya Septianus Bate’e, menegaskan kembali posisi lembaganya saat dikonfirmasi pada Sabtu malam (25/7/2026). Ia menolak keras kabar pertukaran satwa antara Medan Zoo dan Semarang Zoo.
"Kita tidak ada menerima harimau putih dari Semarang,"
Menurut Karya, penjelasan sama juga telah disampaikan kepada pihak berwenang yang meminta klarifikasi. Pernyataan ini dimaksudkan untuk meredam spekulasi yang beredar di jagat maya.
Status kesehatan harimau di Medan Zoo
Pengelola menegaskan seluruh harimau yang ada di Medan Zoo saat ini dalam kondisi sehat dan terawat. Karya menyebut jumlah individu harimau di kebun binatang tersebut.
"Harimau di Medan Zoo per hari ini dalam kondisi sehat semua, terawat. Ada enam ekor kalau tidak salah,"
BBKSDA Sumut minta klarifikasi dan polemik media sosial
Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara sudah menghubungi pengelola Medan Zoo untuk meminta klarifikasi terkait kabar yang beredar. PUD Pembangunan Kota Medan menyatakan bahwa penjelasan kepada BBKSDA sama persis dengan pernyataan ke media.
Sebelumnya, kabar soal kematian harimau putih bernama Anggun di Semarang Zoo viral setelah sebuah unggahan di Instagram menuduh proses pertukaran satwa tidak berjalan transparan. Pengunggah juga mendesak agar kematian satwa itu diusut secara terbuka jika memang ada dugaan pelanggaran prosedur.
Implikasi dan langkah selanjutnya
Pernyataan PUD Pembangunan Kota Medan dan permintaan klarifikasi oleh BBKSDA menunjukkan langkah awal penanganan informasi yang memicu kekhawatiran publik. Jika ditemukan ketidaksesuaian prosedur di pihak lain, pihak berwenang berpotensi menindaklanjuti sesuai aturan konservasi dan tata kelola kawanan satwa di kebun binatang.
Untuk saat ini, pengelola Medan Zoo menegaskan tak ada hubungan antara kebun binatang di Medan dengan kasus kematian harimau putih yang ramai di media sosial.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Aceh Besar Ajak Anak Kenali Permainan Tradisional
Aceh Besar menggelar Festival Permainan Tradisional (25/7) untuk kenalkan permainan rakyat pada anak, bangun...
Bobby Nasution Berangkatkan 10 Warga Umroh dan Salurkan Zakat ASN
Gubernur Sumut Bobby Nasution memberangkatkan 10 warga umroh dan mengalokasikan zakat ASN untuk bedah 10 rum...
Bobby Nasution: LGBTQ dan Narkoba Dinilai Ancaman Nonmiliter
Gubernur Sumut Bobby Nasution menyandingkan LGBTQ dan narkoba sebagai ancaman nonmiliter, mengutip Perpres 1...
Pemkab Simalungun Lantik Lima JPT Pratama untuk Perkuat Manajemen Talenta
Pemkab Simalungun melantik lima JPT Pratama pada 24 Juli 2026 untuk memperkuat tata kelola dan menerapkan Ma...
Tabligh Akbar Pantai Cermin: Puluhan Ribu Hadiri, Bobby Nasution Turun
Puluhan ribu jamaah memadati Tabligh Akbar di Pantai Cermin (25/7); pemerintah dorong pembangunan jalan dan...
Wali Kota Serahkan Penghargaan AKIP ke Lima OPD Pematangsiantar
Wali Kota Wesly Silalahi menyerahkan penghargaan AKIP kepada lima OPD terbaik di Pematangsiantar setelah eva...