Tangki Hidrogen Artemis IV Masuk Tahap Pengujian
NASA memindahkan tangki hidrogen cair untuk misi Artemis IV ke gedung pengujian di Fasilitas Perakitan Michoud, New Orleans, sebagai bagian pengembangan roket Space Launch System (SLS). Komponen itu dipindahkan dari area produksi pada 15 Mei 2026 dan kini menjalani rangkaian uji sebelum dipasang pada tahap inti roket yang akan memasok bahan bakar ke empat mesin RS-25.
Peran tangki pada roket SLS
Tangki hidrogen cair menjadi bagian krusial dari tahap inti SLS. Fungsinya adalah menyalurkan bahan bakar kriogenik ke mesin RS-25 yang menjadi penggerak utama saat peluncuran. Langkah pengujian ini menandai kemajuan pada rangkaian produksi dan verifikasi sistem yang diperlukan untuk misi berawak ke Bulan.
Target misi dan tujuan ilmiah
Artemis IV direncanakan menuju kawasan kutub selatan Bulan dan dianggap salah satu misi eksplorasi paling kompleks yang pernah dirancang. Misi ini akan membawa astronaut untuk melakukan sejumlah penelitian ilmiah dan pengumpulan sampel.
- Mengumpulkan sampel permukaan Bulan di wilayah kutub selatan
- Melakukan pengamatan geologi dan lingkungan permukaan
- Mengumpulkan data ilmiah yang memperluas pemahaman tentang Bulan, tata surya, dan Bumi
Jadwal program Artemis dan langkah antar-misi
Sebagai pembaruan program, NASA menambahkan satu misi demonstrasi pada 2027. Misi ini akan menguji sistem pendaratan serta kemampuan rendezvous dan docking di orbit sebelum pendaratan berawak dilakukan. Badan antariksa itu menargetkan pendaratan astronaut pertama dalam program Artemis pada awal 2028 melalui Artemis IV.
Setelah Artemis IV, NASA menargetkan melaksanakan satu misi ke Bulan setiap tahun. Rencana jangka menengah termasuk memulai pembangunan pangkalan Bulan melalui misi Artemis V.
Persiapan misi sebelumnya
Saat ini NASA juga mematangkan rencana awal untuk Artemis III, yang dijadwalkan berlangsung tahun depan di orbit Bumi. Artemis III akan menguji rendezvous-docking antara kapsul Orion dan wahana pendarat komersial yang dikembangkan oleh Blue Origin dan SpaceX. Uji ini menjadi langkah penting sebelum misi pendaratan manusia di Kutub Selatan Bulan dapat dilanjutkan.
Serangkaian uji pada komponen seperti tangki hidrogen cair akan menentukan kelayakan integrasi dan keselamatan penerbangan. Hasil pengujian di Michoud menjadi indikator kesiapan hardware untuk tahap perakitan akhir dan langkah peluncuran menuju target misi pada 2028.
Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.
Berita Terkait
BRIN Kembangkan Riset Multidisiplin untuk Ungkap Jejak Majapahit
BRIN kembangkan riset multidisiplin di Trowulan untuk mengungkap batas wilayah, sistem air, dan aspek lainny...
Peneliti Temukan Jejak Kehidupan Kota Majapahit di Trowulan
Peneliti BRIN menemukan 63 sumur kuno di Trowulan, Mojokerto, menguatkan bukti akses air dan luas Kota Majap...
APAVMI Tegaskan Pentingnya Data Akurat Industri Audio Visual
APAVMI minta data industri audio visual dan musik lebih akurat; BPS dinilai belum menangkap seluruh kontribu...
PRO AVL Indonesia 2026 Hadirkan 60 Merek Audio Visual
PRO AVL Indonesia 2026 menampilkan 60 merek audio visual, lighting, dan musik pada 28–31 Juli 2026 di NICE P...
Exabytes dan Universitas Ciputra Kerja Sama Kembangkan Talenta Digital
Exabytes dan Universitas Ciputra Surabaya teken MoU lima tahun untuk kembangkan talenta digital lewat magang...
Menaker Yassierli: Pemimpin Muda Berjiwa Inovatif untuk Indonesia 2045
Menaker Yassierli mengajak generasi muda kembangkan growth mindset dan inovasi saat Tanoto Scholars Gatherin...