Lokal

Audiensi DPRK Banda Aceh dengan NU Bahas Razia dan Dakwah Digital

Bagikan:
Ketua DPRK Banda Aceh menerima pengurus NU di ruang kerja Gedung DPRK

Banda Aceh — Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, menerima kunjungan pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Cabang Banda Aceh pada Jumat, 5 Juni. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Lantai III Gedung DPRK Banda Aceh dan bertujuan membangun sinergi antara lembaga legislatif dan organisasi masyarakat Islam setempat.

Kunjungan dan tujuan audiensi

Kunjungan dihadiri pengurus NU Banda Aceh yang dipimpin oleh Abi Sulaiman dan Abaty Aulia. Irwansyah menyambut hangat pengurus baru dan menyatakan kesiapan untuk bekerja sama dalam berbagai program pembangunan kota.

“Sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia, maka menjadi penting juga untuk kita bangun sinergi dengan ormas NU Banda Aceh dalam membangun Banda Aceh kedepan,” kata Irwansyah.

Pembahasan soal razia dan prinsip keadilan

Salah satu pokok pembahasan adalah praktik razia yang gencar dilakukan oleh pemerintah kota. Irwansyah menyatakan DPRK mendukung upaya penertiban, namun menekankan prinsip keadilan dan tidak tebang pilih.

Menurutnya, penerapan kebijakan harus konsisten dan proporsional agar tidak menimbulkan rasa ketidakadilan di masyarakat. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintahan daerah.

Strategi dakwah yang relevan dan dakwah digital

Selain soal penegakan aturan, pertemuan juga membahas format dakwah yang lebih menarik bagi generasi muda. Irwansyah menyoroti kebutuhan mendesain pesan keagamaan yang relevan untuk generasi milenial dan gen Z.

Diskusi menyentuh penggunaan ruang digital untuk menyebarkan konten positif dan religius. Para peserta sepakat pentingnya mengisi dunia maya agar tidak didominasi konten negatif seperti pornografi dan judi.

Langkah ke depan dan implikasi

Kedua pihak sepakat memperkuat komunikasi dan menyusun program bersama yang menyentuh isu sosial dan moral kota. Rencana tindak lanjut mencakup dialog berkala serta kolaborasi dalam kampanye dakwah digital dan kegiatan sosial.

Dengan sinergi ini, DPRK dan NU Banda Aceh berharap mampu mendorong kebijakan yang adil sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan positif di ruang publik dan daring.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait