Setahun Syech Muharam: Sekolah Rakyat, WTP, dan Lonjakan IPM
BANDA ACEH — Setelah satu tahun memimpin (2025 hingga pertengahan 2026), Bupati Syech Muharam mencatat perubahan struktural di Kabupaten Aceh Besar lewat lobi ke pemerintah pusat, kebijakan berbasis data, dan perbaikan tata kelola keuangan yang berdampak pada pendidikan, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan penurunan angka kemiskinan.
Penilaian akademisi: rapor hijau untuk kepemimpinan transisi
Dr. Samsuardi, akademisi dan Ketua Lembaga Pemantau Pendidikan Aceh (LP2A), menilai capaian itu sebagai bukti bahwa pemimpin transisi mampu menghasilkan terobosan bila didasari visi dan integritas.
Kami memantau secara objektif. Akselerasi pembangunan di Aceh Besar kini berjalan on the right track. Syech Muharam membuktikan bahwa kepemimpinan transisi atau penjabat pun bisa melahirkan terobosan monumental jika didasari visi yang jelas dan integritas tata kelola.
Diplomasi ke pusat: hadirkan dua unit Sekolah Rakyat
Salah satu capaian paling tampak adalah keberhasilan membawa dua unit Sekolah Rakyat Unggulan — inisiatif flagship Presiden Prabowo Subianto — ke Kuta Malaka dan Jantho. Program ini ditujukan bagi siswa dari keluarga prasejahtera yang tercatat di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Ini prestasi luar biasa di sektor pendidikan tahun 2026. Sekolah Rakyat ini dikhususkan bagi siswa dari keluarga prasejahtera yang tercatat dalam DTKS. Konsepnya revolusioner: sekolah gratis, berasrama, dengan fasilitas mutu tinggi. Ini jawaban konkret atas ketimpangan akses pendidikan berkualitas.
Langkah ini dinilai bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan intervensi sosial-ekonomi untuk memutus rantai kemiskinan antargenerasi.
Integritas keuangan: kembali raih opini WTP
Pemkab Aceh Besar pada 2026 berhasil meraih kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD). Predikat ini dipandang sebagai bukti tata kelola keuangan yang bersih dan akuntabel.
Tanpa integritas keuangan, program sebaik apa pun akan diragukan efektivitasnya. Syech Muharam menjaga ‘rumah’ keuangan Aceh Besar tetap rapi.
Lompatan IPM dan faktor pendukung
Data 2025 mencatatkan lonjakan IPM Aceh Besar ke kategori Tinggi (di atas skor 70,00). Dr. Samsuardi memetakan kenaikan melalui tiga dimensi utama:
- Dimensi Kesehatan: Angka Harapan Hidup meningkat seiring optimalisasi puskesmas dan penurunan prevalensi stunting di tingkat gampong.
- Dimensi Pengetahuan: Rata-rata Lama Sekolah dan Harapan Lama Sekolah tumbuh karena pemerataan akses dan peningkatan kompetensi guru.
- Dimensi Standar Hidup Layak: Pengeluaran riil per kapita naik seiring penguatan daya beli melalui geliat UMKM dan pertanian lokal.
Analisis penurunan kemiskinan
Angka kemiskinan yang selama bertahun-tahun stagnan pada 13–14 persen bergerak turun menuju single digit pada 2025. Tiga faktor utama yang diidentifikasi menjadi penentu tren ini adalah:
- Presisi jaring pengaman sosial: Pemutakhiran DTKS mengurangi kesalahan sasaran bantuan.
- Pertumbuhan ekonomi inklusif: Program padat karya membuka lapangan kerja lokal.
- Konektivitas infrastruktur: Perbaikan jalan dan akses pasar menurunkan biaya logistik bagi petani.
Secara keseluruhan, setahun kepemimpinan Syech Muharam memberikan dampak instan yang terukur. Integrasi antara jaminan pendidikan mutu tinggi seperti Sekolah Rakyat dan penguatan ekonomi makro akan menjadi fondasi kuat bagi masa depan Aceh Besar yang lebih sejahtera.
Catatan evaluatif ini menunjukkan bahwa perubahan struktural dapat dimulai dari langkah-langkah konsisten, terukur, dan berpihak pada rakyat, serta menegaskan pentingnya kombinasi diplomasi politik dan eksekusi kebijakan berbasis data.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Aceh Besar Ajak Anak Kenali Permainan Tradisional
Aceh Besar menggelar Festival Permainan Tradisional (25/7) untuk kenalkan permainan rakyat pada anak, bangun...
Bobby Nasution Berangkatkan 10 Warga Umroh dan Salurkan Zakat ASN
Gubernur Sumut Bobby Nasution memberangkatkan 10 warga umroh dan mengalokasikan zakat ASN untuk bedah 10 rum...
Medan Zoo Bantah Terima Harimau Putih 'Anggun' dari Semarang
PUD Pembangunan Kota Medan menegaskan Medan Zoo tak menerima harimau putih Anggun dari Semarang atau melakuk...
Bobby Nasution: LGBTQ dan Narkoba Dinilai Ancaman Nonmiliter
Gubernur Sumut Bobby Nasution menyandingkan LGBTQ dan narkoba sebagai ancaman nonmiliter, mengutip Perpres 1...
Pemkab Simalungun Lantik Lima JPT Pratama untuk Perkuat Manajemen Talenta
Pemkab Simalungun melantik lima JPT Pratama pada 24 Juli 2026 untuk memperkuat tata kelola dan menerapkan Ma...
Tabligh Akbar Pantai Cermin: Puluhan Ribu Hadiri, Bobby Nasution Turun
Puluhan ribu jamaah memadati Tabligh Akbar di Pantai Cermin (25/7); pemerintah dorong pembangunan jalan dan...