Aceh Besar Luncurkan Beut Kitab Pemuda di Gampong Leu Ue
KOTA JANTHO – Pemerintah Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, resmi meluncurkan Beut Kitab Pemuda pada Sabtu malam (6/6). Peluncuran ini bertujuan membina generasi muda melalui pengajian kitab agar berakhlak, berilmu, dan berdaya saing. Kegiatan berlangsung di halaman Kantor Keuchik dan dihadiri unsur pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.
Peluncuran dan tujuan program
Program Beut Kitab Pemuda merupakan inisiatif gampong yang terinspirasi dari program Beut Kitab Bak Sikula yang digagas Bupati Aceh Besar. Pelaksanaannya dirancang sebagai wadah rutin untuk memperdalam ilmu agama dan memperkuat silaturahmi antarwarga. Pemerintah gampong menargetkan kegiatan ini menjadi sarana pembinaan yang berkelanjutan bagi para pemuda.
Dukungan DPMG Aceh Besar
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Besar, Jakfar SP MSi, hadir mewakili Bupati dan memberi apresiasi atas inisiatif tersebut. Jakfar menilai program sejalan dengan visi pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai keislaman di daerah.
“Program ini sangat baik sebagai upaya Pemerintah Gampong Leu Ue dalam menjaga generasi muda. Kita berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang islami, kreatif, dan mandiri sebagaimana harapan kita bersama,”
Jakfar juga menegaskan bahwa tradisi mengaji dan belajar kitab telah mengakar di Aceh. Pemerintah kini memperkuat tradisi itu melalui program yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.
“Dulu kita sudah mengenal pengajian Al-Qur’an dan pengajian kitab yang diajarkan para guru dan ulama. Sekarang kegiatan itu semakin diperkuat melalui program-program pemerintah, mulai dari Beut Kitab Bak Sikula hingga kegiatan mengaji yang dikoordinasikan di tingkat kecamatan,”
Rencana pelaksanaan
Menurut Keuchik Gampong Leu Ue, Yusri, VE, ST, pengajian kitab akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Kegiatan dimaksudkan untuk memperdalam ilmu agama sekaligus memperkuat ikatan sosial antarwarga. Yusri berharap program ini membantu mencegah pengaruh negatif terhadap generasi muda.
“Program ini sebenarnya terinspirasi dari Beut Kitab Bak Sikula yang dicetuskan Bapak Bupati Aceh Besar. Karena kami melihat program ini sangat bagus, maka kami merasa perlu mengikutinya dengan menghadirkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya pemuda di Gampong Leu Ue,”
Kegiatan pendukung dan partisipasi masyarakat
Selain peluncuran, acara dirangkai peusijuek aparatur gampong dan Tim Penggerak PKK Gampong Leu Ue. Panitia juga membagikan doorprize sebagai bentuk apresiasi, khususnya kepada kaum ibu yang berpartisipasi. Unsur Forkopimcam Darul Imarah, Tuha Peut Gampong, tokoh adat, serta pimpinan Pengajian Balai Arba’in hadir memberikan dukungan.
Harapan ke depan
Pemerintah Gampong Leu Ue berharap Beut Kitab Pemuda menjadi wadah pembinaan yang menghasilkan generasi berakhlakul karimah dan berkontribusi positif. Dengan dukungan pemerintah kecamatan dan kabupaten, kegiatan ini diharapkan memperkuat pondasi nilai keagamaan dalam pembangunan lokal.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Dayah Wakaf Barbate Terapkan Kurikulum Santri Baru 40 Hari
Dayah Wakaf Barbate meluncurkan Kurikulum Santri Baru 40 hari untuk membentuk karakter, disiplin, dan memper...
Polres Dairi Mulai Tilang Manual 27 Juli untuk Tertib Lalu Lintas
Polres Dairi mulai melakukan penindakan tilang manual di Sidikalang sejak 27 Juli untuk menegakkan disiplin...
Aceh Besar Ajak Anak Kenali Permainan Tradisional
Aceh Besar menggelar Festival Permainan Tradisional (25/7) untuk kenalkan permainan rakyat pada anak, bangun...
Bobby Nasution Berangkatkan 10 Warga Umroh dan Salurkan Zakat ASN
Gubernur Sumut Bobby Nasution memberangkatkan 10 warga umroh dan mengalokasikan zakat ASN untuk bedah 10 rum...
Medan Zoo Bantah Terima Harimau Putih 'Anggun' dari Semarang
PUD Pembangunan Kota Medan menegaskan Medan Zoo tak menerima harimau putih Anggun dari Semarang atau melakuk...
Bobby Nasution: LGBTQ dan Narkoba Dinilai Ancaman Nonmiliter
Gubernur Sumut Bobby Nasution menyandingkan LGBTQ dan narkoba sebagai ancaman nonmiliter, mengutip Perpres 1...