Komisi I DPR Minta Pemberantasan Judi Online Sasar Ekosistem Digital
Wakil Ketua Komisi I DPR Sukamta mendorong strategi pemberantasan judi online yang menyasar seluruh ekosistem digital, bukan sekadar pemblokiran situs. Pernyataan itu disampaikan Rabu, 29 Juli 2026, sejalan dengan data PPATK yang mencatat perputaran dana judi online 2025 sebesar Rp286,84 triliun, turun 20% dari 2024.
Alasan DPR dorong pendekatan menyeluruh
Sukamta menilai penurunan nilai perputaran dana merupakan capaian positif, tetapi bukan akhir dari upaya. Menurutnya, pelaku judi online terus memodifikasi modus operandi menggunakan berbagai instrumen digital sehingga ancaman melampaui masalah situs dan konten ilegal.
“Temuan PPATK bahwa jaringan judi online terus mengubah pola operasinya melalui berbagai instrumen digital dan telah menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi negara telah berkembang jauh melampaui persoalan situs maupun konten ilegal,”
Dia menekankan perlunya tata kelola ruang digital yang kuat. Penguatan mencakup perlindungan data pribadi, peningkatan keamanan siber, serta penegakan hukum terhadap aktor utama dalam rantai kejahatan digital.
Langkah pemerintah: pemutusan akses hingga penutupan rekening
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan pendekatan terpadu sebagai kunci penindakan. Langkah tersebut meliputi pemutusan akses situs, pemblokiran aliran dana, dan tindakan hukum terhadap pelaku.
“Pemberantasan judi online harus dilakukan menyeluruh. Tidak cukup atau tidak boleh berhenti hanya pada pemutusan akses situs, tetapi harus menyasar keseluruhan ekosistemnya,”
Meutya menjelaskan bahwa Komdigi telah menindak jutaan konten bermuatan judi online sejak 20 Oktober 2024. Hingga 12 Juli 2026, sekitar 3,7 juta situs konten judi online telah ditindak, dan sejumlah rekening penampung mulai diblokir.
| Indikator | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Perputaran dana judi online (2025) | Rp286,84 triliun | Turun 20% dari 2024 |
| Perputaran dana judi online (2024) | Rp359,81 triliun | Angka dasar perbandingan |
| Jumlah situs ditindak | 3,7 juta | Periode penindakan sejak 20 Okt 2024 s/d 12 Jul 2026 |
| Rekening terduga judi | 38.000 | Jumlah terduga |
| Rekening ditutup | 32.500 | Sudah resmi ditutup |
Kolaborasi antar-lembaga sebagai kunci
Meutya menyoroti pentingnya kerja sama lintas sektor. Ia menyebut keterlibatan Komdigi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), industri perbankan, dan aparat penegak hukum sebagai langkah esensial untuk memutus aliran dana dan menutup rekening penampung.
Upaya teknis lain yang dibutuhkan mencakup peningkatan pemantauan transaksi, penegakan aturan proteksi data, serta sinkronisasi regulasi agar tindakan preventif dan represif berjalan terpadu.
Implikasi dan prospek ke depan
Penindakan jutaan konten dan penutupan ribuan rekening menunjukkan kemajuan operasional. Namun, perubahan modus operandi menuntut adaptasi kebijakan dan teknologi yang lebih cepat. Tanpa kolaborasi antarlembaga dan perbankan, celah ekosistem digital berpotensi dimanfaatkan kembali oleh pelaku.
Penguatan kapasitas siber dan regulasi transaksi digital akan menjadi fokus berikutnya untuk menekan perputaran dana ilegal dan meredam aktivitas judi online secara menyeluruh.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BPBD: Semua Titik Api Karhutla di Jatim Sudah Padam
BPBD Jawa Timur memastikan semua titik api karhutla telah padam, namun pemantauan titik panas melalui SiPong...
Pelestarian Batik: Wamenperin Dorong Perajin Ikuti Pasar
Wamenperin Faisol Riza mendorong pelestarian batik seiring penguatan perajin agar mampu mengikuti pasar, did...
Kemenkum Fasilitasi Mediasi Sengketa Merek ASICS
Kemenkum memfasilitasi mediasi ASICS vs Toko Istana Sepatu pada 3 Okt 2026 di Jakarta untuk menyelesaikan du...
Komdigi: Perlindungan Sisa Kuota Tak Boleh Dikenai Biaya
Kemkomdigi menegaskan sisa kuota pelanggan tidak boleh dikenai biaya, merujuk putusan MK; pemerintah akan ev...
PBNU Terbitkan Pedoman Hari Santri 2026, Solidaritas untuk Palestina
PBNU keluarkan pedoman Hari Santri 2026 berfokus pada tradisi, layanan masyarakat, dan solidaritas kemanusia...
Terapi Seni Bantu Pulihkan Trauma Anak, Ini Cara dan Perannya
Seni atau art terapi dinilai efektif bantu pulihkan trauma anak melalui ekspresi kreatif, lingkungan aman, d...