Wali Kota Medan Koordinasi Tangani Blackout, Layanan Publik Diminta Siaga
Medan — Wali Kota Medan, Rico Waas, menyatakan Pemerintah Kota terus memantau dan berkoordinasi dengan pihak terkait menyusul terjadi blackout dan pemadaman listrik di sejumlah wilayah, termasuk Kota Medan, Senin (25/5). Kondisi ini dinilai mengganggu aktivitas masyarakat dan layanan publik sehingga penanganan cepat serta koordinasi lintas sektor diperlukan.
Pemantauan dan koordinasi penanganan
Rico menyebut pemerintah kota aktif berkomunikasi dengan PLN dan instansi terkait untuk percepatan pemulihan jaringan listrik. Ia menekankan perlunya respons terpadu agar aliran listrik segera pulih dan gangguan layanan bisa diminimalkan.
“Kami memahami kondisi ini cukup mengganggu masyarakat, baik aktivitas rumah tangga, lalu lintas, maupun pelayanan publik. Karena itu kami terus berkoordinasi dengan PLN dan seluruh pihak terkait agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin,” ujar Rico Waas di Medan, Senin (25/5).
Dampak terhadap layanan publik
Menurut Pemko Medan, pemadaman berdampak pada berbagai layanan penting. Pemerintah daerah meminta seluruh perangkat daerah untuk tetap siaga dan memastikan fasilitas kesehatan, layanan darurat, serta titik pelayanan publik lain tetap beroperasi.
Langkah ini bertujuan menjaga pelayanan kepada warga yang membutuhkan bantuan medis atau layanan kritis selama gangguan listrik berlangsung.
Imbauan keselamatan kepada masyarakat
Wali kota juga mengimbau warga agar tetap tenang dan berhati-hati, terutama saat berkendara. Banyak lampu lalu lintas dilaporkan tidak berfungsi akibat padamnya aliran listrik, sehingga risiko kemacetan dan kecelakaan meningkat.
“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati di jalan dan bijak menggunakan peralatan elektronik selama proses pemulihan berlangsung,” katanya.
Rico juga mengapresiasi petugas lapangan yang bekerja melakukan penanganan dan pemulihan jaringan listrik demi mengembalikan aliran secepat mungkin.
Proyeksi ke depan
Pemko berharap pemulihan berjalan cepat sehingga rutinitas warga kembali normal. Sementara itu, koordinasi intensif antara pemerintah kota, PLN, dan pihak terkait akan terus dilanjutkan sampai gangguan benar-benar teratasi.
“Kami berharap kondisi ini bisa segera pulih sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali berjalan normal,” pungkasnya.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Sertifikasi halal gratis Sumut hanya jangkau 1.000 dari 1,4 juta UMKM
Program 1.000 sertifikat halal gratis Sumut dinilai belum efektif, hanya menjangkau 0,07% dari 1,4 juta UMKM...
Timsel Diminta Pertimbangkan Rekam Jejak Etik Calon KPID Sumut 2026–2029
Tim Advokasi minta Timsel KPID Sumut pertimbangkan integritas dan rekam jejak etik calon anggota periode 202...
Peringatan HAN ke-42 di MIN 12 Nagan Raya: Tekankan Madrasah Ramah Anak
Peringatan HAN ke-42 di MIN 12 Nagan Raya, Kamis (23/7/2026), tekankan madrasah ramah anak dan perlindungan...
DHD 45 Dorong Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Tokoh Sumut
Ketua DHD 45 Sumut dorong pengusulan tokoh Sumut sebagai pahlawan nasional dan ajak Kodam I/BB kolaborasi me...
Polri dan Ulama Perkuat Sinergi, KA SPN Polda Sumut Kunjungi Madrasah Besilam
KA SPN Polda Sumut dan Kapolres Langkat kunjungi Madrasah Tuan Guru Besilam (23/7) untuk perkuat sinergi, do...
Polres Ungkap Motif Pembunuhan Anak 10 Tahun di Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara menyatakan motif pembunuhan anak 10 tahun di Lawe Sepilang berkaitan dengan upaya menut...