Tokoh Aceh Dukung Langkah Gubernur Persiapkan Revisi UUPA
LANGSA — Ketua Umum MPW HISSI Aceh, Prof. Dr. Drs. Muzakkir Samidan, menyambut positif inisiatif Gubernur Aceh Muzakir Manaf mempersiapkan revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA). Menurut Prof. Muzakkir, upaya tersebut merupakan langkah strategis demi masa depan Aceh yang lebih bermartabat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Respons atas agenda dengar pendapat di DPR
Penegasan itu disampaikan Prof. Muzakkir menyusul agenda dengar pendapat antara Gubernur Aceh dan Badan Legislasi DPR RI yang berlangsung di Jakarta pada 24 Mei 2026. Ia menilai pemanggilan berbagai elemen berkompeten oleh pemerintah provinsi menunjukkan keseriusan dalam memperjuangkan kewenangan daerah.
Pesan dan harapan Prof. Muzakkir
Sebagai Guru Besar Hukum Pidana Islam di Institut Agama Islam Negeri Langsa, Prof. Muzakkir menekankan bahwa revisi UUPA harus berpihak pada kepentingan rakyat Aceh. Ia meminta seluruh unsur daerah untuk mengawal proses ini agar menghasilkan regulasi yang nyata manfaatnya.
"Pesan yang tersirat dari Gubernur Aceh sangat jelas, bahwa Aceh harus berdaulat untuk mengatur dirinya sendiri dalam bingkai NKRI."
Prof. Muzakkir menambahkan bahwa revisi itu sepatutnya berlandaskan pada Memorandum of Understanding Helsinki sebagai pijakan komitmen bersama membangun Aceh ke depan.
Panggilan untuk dukungan politik
Ia menegaskan ketegasan Gubernur Muzakir Manaf—yang akrab disapa Mualem—perlu didukung penuh oleh seluruh anggota DPR RI dan DPD RI asal Aceh. Dukungan serupa juga ia harapkan datang dari anggota DPRA, akademisi, dan elemen masyarakat lain.
- Dukungan politik dari DPR RI dan DPD RI asal Aceh
- Partisipasi aktif akademisi dan anggota DPRA
- Aspirasi masyarakat Aceh agar didengar oleh Baleg DPR RI
Menurut Prof. Muzakkir, tujuan bersama adalah memberi kewenangan lebih luas kepada Aceh untuk mengatur dirinya sendiri sehingga dapat mengatasi keterbelakangan, kemiskinan, dan ketertinggalan pembangunan dibanding daerah lain.
Implikasi dan harapan ke depan
Prof. Muzakkir berharap Badan Legislasi DPR RI mendengarkan aspirasi yang disampaikan Gubernur sehingga revisi UUPA benar-benar menjadi instrumen percepatan kemajuan Aceh. Ia optimistis bahwa tekad Gubernur akan melahirkan revisi yang memperkuat posisi Aceh dalam bingkai NKRI.
Sejatinya revisi UUPA merupakan implementasi dari cita-cita dan ruh rakyat Aceh, yang harus dijaga agar tetap selaras dengan keutuhan NKRI dan kepentingan rakyat daerah.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Timsel Diminta Pertimbangkan Rekam Jejak Etik Calon KPID Sumut 2026–2029
Tim Advokasi minta Timsel KPID Sumut pertimbangkan integritas dan rekam jejak etik calon anggota periode 202...
Peringatan HAN ke-42 di MIN 12 Nagan Raya: Tekankan Madrasah Ramah Anak
Peringatan HAN ke-42 di MIN 12 Nagan Raya, Kamis (23/7/2026), tekankan madrasah ramah anak dan perlindungan...
DHD 45 Dorong Usulan Gelar Pahlawan Nasional untuk Tokoh Sumut
Ketua DHD 45 Sumut dorong pengusulan tokoh Sumut sebagai pahlawan nasional dan ajak Kodam I/BB kolaborasi me...
Polri dan Ulama Perkuat Sinergi, KA SPN Polda Sumut Kunjungi Madrasah Besilam
KA SPN Polda Sumut dan Kapolres Langkat kunjungi Madrasah Tuan Guru Besilam (23/7) untuk perkuat sinergi, do...
Polres Ungkap Motif Pembunuhan Anak 10 Tahun di Aceh Tenggara
Polres Aceh Tenggara menyatakan motif pembunuhan anak 10 tahun di Lawe Sepilang berkaitan dengan upaya menut...
Pedagang Bendera Merah Putih Padati Sisingamangaraja Jelang HUT ke-81
Pedagang bendera Merah Putih memenuhi Jalan Sisingamangaraja depan Makam Pahlawan menjelang HUT ke-81 RI, de...