Lokal

Peringatan HAN ke-42 di MIN 12 Nagan Raya: Tekankan Madrasah Ramah Anak

Bagikan:
Upacara Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di MIN 12 Nagan Raya dengan siswa sebagai petugas

NAGAN RAYA — Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 berlangsung di halaman MIN 12 Nagan Raya, Kamis (23/7/2026). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nagan Raya, Dr. Salman Al Farisi, menjadi inspektur upacara dan mengajak seluruh elemen pendidikan memperkuat perlindungan serta mewujudkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi anak.

Pesan utama penyelenggara

Upacara HAN tahun ini mengangkat tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”. Dr. Salman menekankan hak anak sebagai dasar kebijakan dan praktik di madrasah.

“Sayang Anak berarti setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, penghormatan, dan kesempatan untuk menyampaikan pendapatnya. Lindungi berarti menghadirkan lingkungan yang bebas dari segala bentuk kekerasan, perundungan, maupun diskriminasi,”

Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap anak harus diterjemahkan menjadi langkah konkret di satuan pendidikan.

Makna tema bagi pendidikan madrasah

Menurut Salman, setiap anak adalah amanah yang harus dipersiapkan menjadi generasi penerus berkarakter dan berdaya saing. Pendidikan berkualitas disebut sebagai kunci menyiapkan pemimpin masa depan.

“Sedangkan Bangun Masa Depan mengandung makna bahwa anak-anak hari ini adalah pemimpin Indonesia di masa mendatang yang harus dipersiapkan melalui pendidikan yang berkualitas,”

Ia menegaskan komitmen Kemenag Kabupaten untuk mendukung terciptanya madrasah ramah anak sebagai bagian dari upaya membangun generasi Rabbani yang cerdas dan berkarakter.

Partisipasi siswa dalam upacara

Upacara tahun ini menampilkan keterlibatan penuh siswa-siswi MIN 12 Nagan Raya sebagai tuan rumah dan petugas upacara. Mereka menjalankan tugas dengan disiplin, percaya diri, dan tanggung jawab.

Keikutsertaan murid dalam setiap rangkaian acara menjadi bukti praktik pendidikan yang menumbuhkan karakter serta kemandirian.

Impak dan tindak lanjut

Dr. Salman berharap peringatan HAN tidak sekadar seremonial, melainkan pengingat bagi pemangku kepentingan untuk terus memperkuat perlindungan anak dan meningkatkan kualitas pendidikan.

“Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 tahun 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat perlindungan terhadap anak, meningkatkan kualitas pendidikan, serta menciptakan lingkungan madrasah yang aman, inklusif, dan menyenangkan bagi tumbuh kembang peserta didik,”

Dengan momentum ini, Kemenag Kabupaten Nagan Raya berkomitmen melanjutkan program dan kebijakan yang mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman dan inklusif, serta menyiapkan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait