Lokal

Pedagang Bendera Merah Putih Padati Sisingamangaraja Jelang HUT ke-81

Bagikan:
Pedagang menjajakan bendera Merah Putih di depan Makam Pahlawan Medan

Medan – Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, pedagang bendera Merah Putih mulai memadati Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di depan Makam Pahlawan, Kamis (23/7). Para penjual memasang deretan bendera dan ornamen kemerdekaan untuk menarik pembeli yang melintas.

Penjualan mulai meningkat menjelang Agustus

Berdasarkan pantauan di lokasi, barisan stan kecil berisi berbagai ukuran bendera dan dekorasi terpasang sepanjang trotoar. Pedagang memperkirakan kenaikan transaksi akan terasa saat memasuki awal Agustus, seiring makin dekatnya tanggal 17 Agustus.

Penjualan biasanya mulai meningkat saat masuk bulan Agustus. Kalau sekarang masih menunggu pesanan atau pembeli dari luar daerah yang datang,

— Nurmaida, pedagang

Harga dan ragam produk

Pedagang menyatakan harga ditetapkan beragam agar menjangkau pembeli dari berbagai kalangan. Untuk kebutuhan kendaraan dan dekorasi rumah, tersedia produk mulai dari yang paling murah hingga dekorasi ukuran besar.

Rincian harga yang dijelaskan pedagang antara lain:

  • Bendera kecil untuk sepeda motor: mulai Rp5.000 per buah.
  • Background dekorasi merah putih: sekitar Rp200.000 hingga Rp300.000 per 10 meter.
  • Berbagai aksesori kendaraan seperti bendera plastik mobil dan hiasan lainnya.

Harga bendera untuk kereta Rp5 ribu. Kalau background mulai Rp200 ribu sampai Rp300 ribu per 10 meter,

— Nurmaida, pedagang

Komplet, sekaligus ajakan semangat nasionalisme

Selain bendera, para pedagang menawarkan aksesoris pelengkap sehingga pengunjung bisa menemukan beragam kebutuhan perayaan di satu lokasi. Para penjual berharap permintaan meningkat menjelang hari peringatan.

Di sini lengkap, ada bendera plastik untuk mobil dan berbagai aksesori lainnya,

— Nurmaida

Nurmaida juga mengajak masyarakat untuk kembali menumbuhkan rasa cinta tanah air melalui pemasangan bendera sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan.

Kembalikan lagi jiwa nasionalisme kita. Bagaimanapun keadaan kita, ini sebagai bentuk menghargai jasa para pahlawan, bukan pemerintahnya,

— Nurmaida

Dengan lonjakan permintaan yang diprediksi pada awal Agustus, kawasan depan Makam Pahlawan diperkirakan akan semakin ramai oleh pembeli lokal dan pelancong dari luar daerah. Para pedagang menyiapkan stok dan variasi produk untuk memenuhi kebutuhan perayaan kemerdekaan.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait