Fisik Terkuras, DPR Minta Maksimalkan Pelayanan Jemaah Haji Gelombang II
Timwas Haji DPR RI mendesak agar pelayanan kedatangan dan kepulangan jemaah haji gelombang II di Madinah, Arab Saudi, dimaksimalkan. Desakan ini disampaikan karena kondisi fisik dan psikologis jemaah dinilai jauh lebih terkuras setelah menyelesaikan rangkaian puncak haji di Armuzna pada awal Juni 2026.
Permintaan pelayanan dan fasilitas ibadah
Anggota Timwas Haji DPR, Muhammad Abdul Aziz, menegaskan pemerintah harus memprioritaskan fasilitas lanjutan di Madinah setelah jemaah menjalani Tawaf Ifadah, Wada, dan Umrah. Ia meminta agar Kementerian Haji memastikan akses bagi jemaah untuk melaksanakan Arbain dan masuk ke Raudah.
Pemerintah melalui Kementerian Haji memastikan pelayanan dimaksimalkan, terutama untuk ibadah Arbain dan memfasilitasi jemaah agar bisa masuk ke Raudah. Itu adalah impian mereka setelah bertahun-tahun menunggu
Koordinasi logistik dan transportasi
Timwas juga menyoroti pergerakan massal jemaah dari Makkah ke Madinah. Sekitar 99.000 jemaah Indonesia dipindahkan, sehingga diperlukan simulasi jadwal dan skema pergerakan yang presisi untuk mencegah penumpukan dan keterlambatan.
Pentingnya skema pergerakan yang terukur guna mencegah penumpukan dan keterlambatan. Jangan sampai jemaah yang sudah didorong dari Makkah ke Madinah harus menunggu berjam-jam di lobi
Aziz menekankan perlunya koordinasi tertib antara Kementerian Agama RI, pihak syarikah, dan pengelola hotel. Keterlambatan berdampak pada rantai layanan lain, mulai dari konsumsi dan akomodasi hingga pelaksanaan ibadah Arbain.
mulai dari konsumsi, akomodasi, hingga pelaksanaan ibadah Arbain. Kita mewanti-wanti masalah ketersediaan kamar hotel yang kerap menjadi kendala berulang saat transisi antar-negara jemaah
Debarkasi di Bandara Juanda
Sementara itu, kedatangan jemaah haji debarkasi Surabaya 1447 H/2026 M mulai dilayani di Bandara Internasional Juanda. Kloter 1 yang berisi 378 jemaah asal Kota Malang, Surabaya, dan Kabupaten Probolinggo mendarat pada Senin malam, 1 Juni 2026, pukul 20.25 WIB dengan penerbangan Saudia Airlines SV 5124.
Alhamdulillah, Kloter 1 telah tiba dengan selamat, lancar, dan aman di Bandara Juanda. Sesuai jadwal, terdapat empat kloter yang tiba dari Jeddah dengan total 1.517 jamaah haji
Petugas bandara dan panitia penyelenggara menyambut rombongan. Pada hari pertama debarkasi, Juanda dijadwalkan menerima empat kloter dari Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Catatan akhir dan prospek ke depan
Timwas memberi apresiasi atas upaya menempatkan jemaah di hotel berbintang dekat Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, namun meminta komunikasi intensif dengan pihak hotel terkait kebiasaan konsumsi jemaah agar tidak menimbulkan kendala. Implementasi skema pergerakan yang lebih terukur dan koordinasi antarlembaga dinilai krusial untuk memastikan kelancaran sisa musim haji 2026.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
BGN Bongkar Potongan Rp1.500–Rp2.000 per Porsi MBG
BGN temukan potongan Rp1.500–Rp2.000 per porsi MBG yang menurunkan kualitas makanan; BGN ancam putus kerja s...
KM Virgo Ditarget Diangkat Oktober 2026
PT Virgo Karya menargetkan pengangkatan KM Virgo di Laut Jawa pada Oktober 2026 setelah komunikasi positif d...
Gempa M5,9 Sumba Barat Daya Tak Berpotensi Tsunami
BMKG: gempa M5,9 di Sumba Barat Daya (4 Okt 2026) tak berpotensi tsunami; warga diminta waspada terhadap ban...
Basarnas Hentikan Penyelaman KM Virgo Transport 8
Basarnas menghentikan penyelaman KM Virgo Transport 8 pada hari ke-21 karena kondisi jasad dan struktur kapa...
Peringatan 4 Oktober: Dari Hari Hewan hingga Pekan Antariksa
4 Oktober menandai Hari Hewan Sedunia, Hari Jadi Banten, awal Pekan Kesadaran Penyakit Mental, dan pembukaan...
Pemerintah Didesak Sesuaikan PTKP Sesuai Laju Inflasi
Pakar dan buruh mendesak penyesuaian PTKP yang belum berubah sejak 2016 untuk menjaga daya beli; keputusan a...