39 Ketua TP-PKK Montasik Ikuti Pelatihan Kapasitas di Aceh Besar
Kota Jantho, 23 Juli — Sebanyak 39 Ketua TP-PKK Gampong se-Kecamatan Montasik mengikuti Pelatihan Peningkatan Kapasitas TP-PKK di Aula Dekranasda Aceh Besar. Kegiatan sehari ini dibuka oleh Camat Montasik, Afrizal, SE, dengan tujuan memperkuat kemampuan pelaksanaan program pemberdayaan keluarga serta menata administrasi dan pelaporan di tingkat gampong.
Tujuan pelatihan dan peserta
Pelatihan ditujukan kepada Ketua TP-PKK dari seluruh 39 gampong di Kecamatan Montasik. Kegiatan ini menekankan peningkatan kompetensi teknis dan kepemimpinan agar program PKK berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat setempat.
Materi yang diberikan
Selama satu hari, peserta menerima beberapa materi inti yang disusun untuk memperkuat kapasitas kelembagaan TP-PKK gampong. Materi utama meliputi:
- Teknik public speaking untuk meningkatkan kemampuan komunikasi publik.
- Program prioritas TP-PKK Kabupaten Aceh Besar.
- Hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) X PKK Tahun 2025.
- Kepemimpinan perempuan dengan tema "Menggerakkan Gampong Melalui TP-PKK", termasuk peran strategis Ketua TP-PKK dalam pembangunan karakter dan kesejahteraan keluarga.
Respon pemangku kepentingan
Camat Montasik, Afrizal, menekankan bahwa Ketua TP-PKK adalah ujung tombak penggerak program pemberdayaan di tingkat gampong. Ia berharap peningkatan kapasitas itu berbuah implementasi yang lebih baik.
"Ketua TP-PKK merupakan ujung tombak dalam menggerakkan program pemberdayaan keluarga di tingkat gampong. Karena itu mereka harus memiliki kemampuan komunikasi yang baik, memahami program prioritas PKK, serta mampu memimpin organisasi dengan optimal. Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta semakin percaya diri dan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di gampong masing-masing," ujar Afrizal.
Keuchik Gampong Atong, Amirullah, menilai pelatihan penting bagi Ketua TP-PKK yang baru dilantik karena memberi bekal teknis, khususnya dalam penyusunan laporan kegiatan tiap pokja.
"Pelatihan seperti ini sangat dibutuhkan, terutama dalam meningkatkan kemampuan penyusunan laporan kegiatan setiap pokja TP-PKK di gampong. Kami berharap administrasi PKK ke depan semakin tertib dan tidak lagi menjadi kendala," kata Amirullah.
Ketua Forum Keuchik Kecamatan Montasik, Al Munzir, menambahkan bahwa materi public speaking dan tata kelola administrasi diharapkan meningkatkan keberanian dan kemandirian Ketua TP-PKK saat berinteraksi dengan masyarakat.
"Melalui pelatihan ini, kami ingin para Ketua TP-PKK semakin memahami tata cara penyusunan laporan kinerja sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, materi public speaking diharapkan mampu meningkatkan keberanian dan kemampuan mereka dalam berkomunikasi di depan umum," ungkap Al Munzir.
Dampak dan harapan ke depan
Dengan bekal materi dan latihan, diharapkan para Ketua TP-PKK di Montasik dapat menjalankan program PKK secara lebih terstruktur. Pelatihan ini juga bertujuan memperkuat administrasi organisasi sehingga pelaporan menjadi rapi dan akuntabel.
Ke depan, peningkatan kapasitas diharapkan berdampak pada kualitas pemberdayaan keluarga, penguatan peran perempuan dalam pembangunan gampong, serta kontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Timsel Diminta Pertimbangkan Rekam Jejak Etik dalam Seleksi KPID Sumut
Tim Advokasi minta Timsel KPID Sumut mempertimbangkan integritas, kepatutan etik, dan rekam jejak calon dala...
Tanjungbalai Peringati HAN Ke-42: Sayangi Anak, Lindungi Masa Depan
Pemerintah Kota Tanjungbalai memperingati HAN ke-42 pada 23 Juli dengan tema 'Sayangi Anak, Lindungi dan Ban...
Palas Peringati Hari Anak Nasional ke-42, 'Sayang Anak'
Padanglawas memperingati Hari Anak Nasional ke-42 pada 23 Juli 2026 dengan tema 'Sayang Anak, Lindungi dan B...
Pemulangan 82 WNI Dideportasi dari Malaysia
KBRI dan BP3MI fasilitasi pemulangan 82 WNI dideportasi dari Malaysia ke Kualanamu pada 23 Juli melalui dua...
Klaim Rp7,47 T, Ribuan Koperasi di Sumut Tetap Tak Aktif
Meski volume usaha koperasi Sumut mencapai Rp7,47 T, lebih dari 5.700 koperasi tak aktif, KDKMP minim transa...
Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman Sabu 24 Kg di Tol Asahan
Polrestabes Medan menggagalkan pengiriman sabu 24 kg di Tol Asahan dan menangkap FS (25); SIPP PN Medan rusa...