Medan Gelar Pelatihan Media Sosial untuk Guru, Didukung Wali Kota
Medan — Pemerintah Kota Medan mendukung pelaksanaan pelatihan media sosial bagi guru dan tenaga pendidik. Kegiatan digelar pada Kamis (17/9) di Kantor Sekretariat DPD RI Provinsi Sumut. Tujuannya, meningkatkan kecakapan digital, etika, dan peran guru sebagai teladan di ruang digital.
Dukungan Wali Kota dan sambutan resmi
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan, Arrahmaan Pane, membacakan sambutan tertulis Wali Kota Rico Waas. Ia menyatakan dukungan penuh Pemkot terhadap program yang mengintegrasikan teknologi ke dalam praktik pendidikan.
Alasan dan sasaran pelatihan
Menurut Arrahmaan, perkembangan teknologi dan media sosial mengubah pola komunikasi dan akses informasi. Bagi pendidik, media sosial bukan sekadar tren, melainkan alat untuk memperkaya materi dan memperluas wawasan.
"Melalui platform digital, guru dapat memperluas wawasan, memperkaya materi pembelajaran, dan membangun komunikasi yang positif dengan murid maupun orang tua,"
Ia menegaskan bahwa pemanfaatan media sosial harus disertai kecakapan, etika, dan tanggung jawab tinggi. Pelatihan ini dirancang agar guru tidak hanya mahir teknis, tetapi juga menjadi role model dalam penggunaan ruang digital.
"Melalui pelatihan ini, kami berharap Bapak dan Ibu guru tidak hanya semakin terampil memanfaatkannya, tetapi juga mampu menjadi role model atau teladan dalam menggunakan ruang digital secara bijak, cerdas, dan bermanfaat,"
Narasumber dan peserta
Acara menghadirkan narasumber praktisi, termasuk guru sekaligus content creator Eni Susanti. Kepala Kantor DPD RI Provinsi Sumut, Yudhi Herdiana Yusak, juga hadir untuk memberikan dukungan kelembagaan.
- Arrahmaan Pane — Kepala Dinas Kominfo Kota Medan (membacakan sambutan Wali Kota)
- Eni Susanti — guru dan content creator (narasumber)
- Yudhi Herdiana Yusak — Kepala Kantor DPD RI Provinsi Sumut (hadir)
Pesan penutup dan implikasi
Arrahmaan mengajak para pendidik untuk terus membuka diri pada perkembangan teknologi. Ia mengingatkan pentingnya memegang teguh nilai etika dan tanggung jawab moral sebagai insan pendidikan.
Pelatihan ini diharapkan mendorong adaptasi digital yang lebih terarah di lingkungan sekolah. Ke depan, upaya serupa dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas digital untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pemuda 23 Tahun Ditemukan Tewas di Belakang Rumah di Simalungun
Seorang pemuda 23 tahun, Andika Syahputra, ditemukan tewas telungkup di belakang rumah di Simalungun. Keluar...
WIB Desak APH Periksa Penggunaan Dana TKD Tapsel 2026
WIB Tabagsel mendesak APH periksa Kaban BPKPAD Tapsel terkait dugaan ketidaktransparanan penggunaan Dana TKD...
Medan Jadi Tuan Rumah Asistensi Penataan Komponen Pendukung Pertahanan
Kementerian Pertahanan gelar asistensi penataan sarana, kesehatan, dan pergudangan di Medan untuk siapkan ko...
Terdakwa Judi Slot Dituntut 3 Tahun di PN Medan
Dua operator warnet di Medan dituntut 3 tahun penjara atas kasus judi slot online; jaksa sebut mereka fasili...
Yaqub Didakwa Beri Rp1 Miliar ke Mantan Bupati Langkat
Yaqub Abdhal jalani sidang perdana di PN Medan, didakwa memberi sekitar Rp1 miliar ke mantan Bupati Langkat...
Bupati Batubara Dukung Putri Hijabfluencer dan Miss Youth Sumut
Bupati Batubara mendukung Nabilah dan Keysa ke ajang nasional serta mendorong promosi pariwisata, UMKM, dan...