Politik

Pelatihan Make Up untuk Gen Z di Blitar Buka Peluang Wirausaha

Bagikan:
Peserta mengikuti pelatihan make up modern di Blitar

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menggelar pelatihan make up modern bagi perempuan Gen Z di Kecamatan Sukorejo pada Minggu (28/6/2026). Kegiatan ini bertujuan membekali keterampilan tata rias sebagai modal berwirausaha dan membuka peluang usaha di bidang kecantikan.

Pelatihan dan peserta

Pelatihan dilaksanakan oleh PAC PDI Perjuangan Kecamatan Sukorejo di Gedung PDS Karangsari. Peserta berusia 17 sampai 35 tahun, semuanya berdomisili di Kecamatan Sukorejo. Kegiatan termasuk praktik tata rias modern yang langsung dipandu instruktur.

Tujuan dan manfaat

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Yudi Meira, mengatakan program ini dimaksudkan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membuka jalan menjadi wirausaha di industri kecantikan. Menurutnya, keahlian make up memiliki potensi ekonomi besar jika terus diasah.

"Kami ingin peserta, khususnya Gen Z, memiliki modal dasar untuk berwirausaha. Keahlian seperti make up memiliki peluang ekonomi yang cukup besar jika terus diasah," kata Yudi.

Selain praktik, peserta menerima sertifikat sebagai bukti kompetensi. Panitia juga menyediakan doorprize dan kesempatan membangun jejaring dengan komunitas kecantikan setempat. Semua rangkaian ini dirancang agar manfaat pelatihan dapat langsung diimplementasikan menjadi usaha mandiri.

Komitmen lanjutan

DPC PDI Perjuangan Kota Blitar berkomitmen melanjutkan program serupa dengan materi lebih mendalam. Yudi menyatakan pelatihan selanjutnya akan ditingkatkan hingga level mahir. Targetnya, peserta bukan hanya mampu mandiri tetapi juga membuka usaha dan menciptakan lapangan kerja.

Yudi mengapresiasi antusiasme panitia, instruktur, dan peserta. Semangat itu dinilai sebagai modal penting untuk mencetak generasi muda yang kreatif, mandiri, dan berdaya saing.

Makna lebih luas

Kegiatan ini menjadi bagian rangkaian Bulan Bung Karno 2026. Penyelenggara berharap peringatan tersebut tidak berhenti pada seremoni, melainkan menghasilkan program pemberdayaan yang meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas peluang ekonomi bagi generasi muda.

Dengan peningkatan keterampilan praktis dan akses jejaring, pelatihan seperti ini diharapkan mendorong lahirnya pelaku usaha kecantikan baru di level lokal.

Bima Prakoso
Penulis
Bima Prakoso

Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.

Berita Terkait