Lokal

Deliserdang Buka Pelatihan Kerja Berbasis Unit Kompetensi

Bagikan:
Wakil Bupati membuka pelatihan kerja BLK Deliserdang dan penyematan badge kepada peserta

Lubukpakam – Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, membuka secara resmi pelatihan kerja berbasis unit kompetensi di Aula Balai Latihan Kerja Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Deliserdang, Selasa (9/6) sore. Kegiatan ini diikuti 80 peserta usia 17–35 tahun dan bertujuan meningkatkan keterampilan kerja warga Deliserdang.

Pembukaan dan simbolisasi

Pembukaan acara ditandai dengan penyematan badge dan seragam kerja kepada perwakilan peserta. Acara resmi ini dihadiri pejabat daerah dan jajaran Balai Latihan Kerja. Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya pelatihan untuk menyiapkan tenaga kerja terampil.

Arah kebijakan dan tujuan

Wakil Bupati menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian program Pemkab untuk meningkatkan ekonomi daerah serta mengurangi pengangguran dan ketidakpastian kerja. Ia menegaskan pelatihan diperlukan setelah koordinasi dengan dunia usaha dan industri setempat.

“Hal ini kami anggap sangat perlu dalam mempersiapkan warga Deliserdang khususnya generasi muda untuk mengisi skil-skil khusus yang membutuhkan lapangan kerja. Setelah melakukan koordinasi kita dengan dunia usaha dan dunia industri yang ada, maka kita perlu melakukan pelatihan ini,”

Data peserta dan sasaran

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Deliserdang, Drs. Syahdin Setia Budi Pane, melaporkan kegiatan ini diikuti 80 peserta dari seluruh kecamatan. Peserta dipilih dengan rentang usia minimal 17 tahun hingga maksimal 35 tahun. Tujuan utamanya adalah membekali putra-putri daerah agar bisa berkarir atau bekerja sesuai kompetensi yang diperoleh.

Jenis pelatihan

Program pelatihan berlangsung selama satu bulan dan mencakup beberapa keterampilan praktis. Kepala Dinas merincikan jenis pelatihan yang diselenggarakan.

“Beberapa jenis pelatihan yang berlangsung selama 1 bulan meliputi tata boga, las, barista, designe grafis komputer dan bahasa Jepang,”

  • Tata boga
  • Las
  • Barista
  • Desain grafis komputer
  • Bahasa Jepang

Dampak yang diharapkan

Wabup berharap pelatihan ini melahirkan entrepreneur andal dan mengurangi keluhan masyarakat terkait pengangguran. Ia mendorong peserta untuk berani bertanya dan aktif selama pelatihan agar hasilnya maksimal.

“Melalui pelatihan kerja berdasarkan unit kompetensi yang dimiliki dan dilaksanakan oleh Balai Latihan Kerja ini, kita semua tentu berharap akan terlahir entrepreneur yang handal.... Jangan pernah ragu untuk bertanya bagi yang tidak mengerti, jangan pernah ragu untuk melakukan interupsi memberikan pendapat,”

Dengan adanya pelatihan berbasis unit kompetensi, pemerintah daerah menargetkan peningkatan keterampilan yang selaras dengan kebutuhan industri. Program ini diharapkan memberi jalan bagi generasi muda untuk memperoleh pekerjaan layak atau memulai usaha kecil yang mampu memenuhi kebutuhan keluarga.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait