Lokal

Polres Labuhanbatu Fasilitasi Anak Ikut Program Tahfidz

Bagikan:
Personel Polres berdampingan dengan anak peserta tahfidz di Labuhanbatu Selatan

Labuhanbatu Selatan, 9 Juni — Personel Sipropam Polres Labuhanbatu, Aipda Sarpin, memfasilitasi seorang anak bernama Ridho (10) untuk mengikuti program tahfidz Al-Qur'an di Tahfidz Qur'an Keluarga Al Hidayah KSN, Dusun Aek Kulim, Desa Mandalasena, Kecamatan Silangkitang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Selasa (9/6). Tindakan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pendidikan agama dan masa depan generasi muda.

Kegiatan dan tujuan

Kepedulian Aipda Sarpin diwujudkan dengan memfasilitasi kebutuhan Ridho agar dapat menimba ilmu agama dan menghafal Al-Qur'an bersama anak-anak lain yang mengikuti program tahfidz di lokasi tersebut. Program ini bertujuan memberi bekal keagamaan, membentuk akhlak, serta menumbuhkan karakter positif sejak dini.

Menurut Sarpin, saat ini di pondok tahfidz tersebut terdapat sejumlah anak yang sedang mengikuti pembelajaran intensif. Langkah memfasilitasi Ridho diharapkan memberi kesempatan yang setara bagi anak dari luar daerah untuk memperoleh pendidikan agama.

"Di tempat kami ada anak-anak yang belajar tahfidz. Insya Allah, dengan doa dan dukungan dari kita semua, Ridho dapat menjadi anak yang sukses, berakhlak baik, serta mampu mengamalkan ilmu yang diperolehnya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Aipda Sarpin.

Respons Polres

Kapolres Labuhanbatu AKBP Wahyu Endrajaya melalui Kasi Humas AKP Aswin Irwan memberi apresiasi atas inisiatif anggota tersebut. Menurutnya, keterlibatan anggota Polri dalam kegiatan sosial dan pendidikan adalah bentuk tanggung jawab sosial yang penting.

"Polri tidak hanya hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, tetapi juga berupaya memberikan manfaat nyata melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan. Semoga apa yang dilakukan dapat menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus peduli terhadap masa depan generasi penerus," kata AKP Aswin Irwan.

Harapan dan dampak

Upaya memfasilitasi akses pendidikan agama seperti ini diharapkan melahirkan generasi yang cerdas dan berkarakter. Selain itu, langkah tersebut menunjukkan peran aparat kepolisian yang lebih luas dari sekadar menjaga ketertiban, yaitu turut mendukung pembinaan moral dan pendidikan anak.

Kesimpulan: Inisiasi Aipda Sarpin menjadi contoh kontribusi nyata anggota Polri terhadap pembangunan manusia melalui pendidikan agama. Dukungan berkelanjutan dari masyarakat dan institusi diharapkan dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di berbagai daerah.

Andika Nugraha
Penulis
Andika Nugraha

Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.

Berita Terkait