Bobby Nasution Lantik 3 Pejabat dan Tekankan Pariwisata Berbasis Data
MEDAN — Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Sumut pada Jumat (18/9) di Aula TRN, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman. Ia menegaskan capaian pembangunan harus memiliki target terukur dan berbasis data, bukan sekadar kegiatan seremonial.
Pejabat yang dilantik
Pelantikan itu menunjuk tiga nama untuk mengisi posisi strategis di lingkungan pemerintahan provinsi.
- Terang Dewi Susantri Ujung — Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
- Rudi Hadian Siregar — Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut
- Evan Botung Daulay — Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut
Pesan gubernur: jabatan sebagai amanah
Bobby mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Ia meminta para pejabat baru menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Harapan kami, anda bisa menjalankan amanah, tugas dengan sebaiknya. Karena jabatan itu nantinya harus anda pertanggungjawabkan, terutama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa,”
Prioritas: pariwisata berbasis data
Bobby menyoroti kinerja sektor pariwisata Sumut yang masih tertinggal. Ia meminta Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) melakukan intervensi berbasis data untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.
“Saya berharap selesai pelantikan, bagaimana bisa meningkatkan jumlah wisatawan melalui berbagai event. Bukan harus seremonial, yang terpenting berbasis data yang akurat, apa yang harus diintervensi oleh Pemprov Sumut,”
Gubernur memaparkan data perbandingan yang memperlihatkan ketertinggalan Sumut. Menurutnya, jumlah wisatawan di Sumut saat ini sangat rendah.
“Jumlah wisatawan kita ini sangat rendah, 200 ribu (kunjungan) per tahun. Sedangkan di tempat lain, bahkan provinsi di negara tetangga angkanya bahkan di atas 2 juta, dan kita hanya 10 persennya.”
Bobby menekankan target tidak hanya soal jumlah kunjungan, tetapi juga lama tinggal wisatawan. Ia meminta seluruh OPD mendukung upaya ini, termasuk lewat infrastruktur dan program terukur.
Arahan untuk biro ekonomi dan biro umum
Kepada Kepala Biro Perekonomian, Bobby menekankan pentingnya kolaborasi dengan dunia usaha, pertanian, perikanan, dan BUMD untuk merespons keluhan soal stabilitas harga bahan pokok.
“Perhatikan indikator makro ekonomi, dan jadilah orang tua bagi BUMD serta jangan mempersulit rencana bisnis,”
Sementara kepada Kepala Biro Umum, gubernur mengingatkan tentang efisiensi anggaran dan peringatan tegas terhadap praktik korupsi serta pungli.
“Untuk kita semua, tolong jauhi korupsi, pungli atau hal yang merugikan masyarakat, merugikan keuangan negara. Apalagi beberapa waktu lalu kita baru dengar paparan dari KPK,”
Respons dan langkah ke depan
Kepala Disbudparekraf Sumut, Terang Dewi Susantri Ujung, menyatakan akan menjalankan tugas sesuai instruksi Gubernur dan menyiapkan rencana pembangunan dengan target terukur.
Dia berjanji menyusun rencana dan target capaian terukur, khususnya untuk program pada anggaran 2027.
Pelantikan ini menempatkan fokus pemerintahan provinsi pada pengukuran hasil dan kolaborasi lintas OPD. Ke depan, keberhasilan arahan tersebut akan diuji dari peningkatan jumlah dan lama tinggal wisatawan serta stabilitas ekonomi daerah.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
Wakaf Produktif Gampong Baro Jadi Fokus AISZAWA 2026
Penelitian wakaf produktif Gampong Baro dipresentasikan di AISZAWA 2026, menyorot qanun nazhr, tantangan, da...
DPRK Aceh Utara dan Pemkab Teken Perubahan KUA-PPAS APBK 2026
DPRK Aceh Utara dan Pemkab menandatangani Nota Kesepakatan Perubahan KUA-PPAS APBK 2026 pada 18 September 20...
Muzakkir: Korupsi di Indonesia Sudah Jadi Fenomena Sosial dan Budaya
Prof Muzakkir Samidan mengajak refleksi nasional karena korupsi dinilai telah menyentuh ranah sosial dan bud...
Bendungan Pulo Payung di Palas Jebol, Warga dan Aktivis Pertanyakan Kualitas
Tanggul Bendungan Pulo Payung di Padanglawas jebol setelah luapan sungai; HIMMAH pertanyakan perencanaan pro...
Rico Waas Dorong Jazz Medan Jadi Festival Terbuka di CFN
Wali Kota Medan mendorong North Sumatera Jazz Festival hadir terbuka, gunakan Car Free Night untuk membawa j...
Polresta dan DLHK3 Bersihkan Pinggiran Krueng Aceh
Polresta Banda Aceh dan DLHK3 menggelar aksi pembersihan di pinggiran Krueng Aceh pada 18 September untuk me...