Hadapi Jepang, Timnas Hoki Putri Evaluasi Kondisi Fisik
Timnas Hockey Field Putri Indonesia menggunakan laga kontra Jepang pada 18 September 2026 di Gifu Prefectural Green Stadium, Nagoya, sebagai bahan evaluasi. Pada pertandingan perdana Pool B Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Indonesia kalah 0-7, sehingga pelatih dan ofisial menyoroti kesiapan fisik pemain menjelang laga selanjutnya.
Ringkasan pertandingan
Indonesia bermain solid pada kuarter pertama dan tidak kebobolan. Namun, Jepang yang unggul stamina membuka keunggulan pada kuarter kedua dan kemudian memperlebar skor pada kuarter ketiga dan keempat.
Jepang menambah satu gol pada kuarter kedua, tiga gol pada kuarter ketiga, dan tiga gol lagi pada kuarter keempat sehingga skor akhir menjadi 0-7. Tekanan berkelanjutan tuan rumah memaksa pertahanan Indonesia bermain bertahan sepanjang sisa pertandingan.
Evaluasi pelatih dan ofisial
Pelatih Muhammad Dhaarma Raj menyatakan hasil tersebut sebagai pembelajaran penting. Menurutnya, pengalaman melawan tim yang rutin tampil di Piala Dunia dan Olimpiade memberi gambaran level yang harus dikejar Pasukan Srikandi.
"Jepang diperkuat pemain-pemain kelas dunia. Jadi, kekalahan ini wajar dan harus dijadikan pelajaran berharga bagi Timnas Hockey Field Putri Indonesia,"
Dhaarma juga memuji semangat pemain karena mampu menahan Jepang tanpa gol pada kuarter pertama, yang menunjukkan perjuangan tim sepanjang pertandingan.
Kondisi fisik jadi sorotan
Wakil Ketua Umum PP FHI Banteng Pringgodani menekankan aspek fisik sebagai faktor penentu. Ia menilai peningkatan daya tahan dan kebugaran diperlukan agar pemain dapat tampil maksimal selama empat kuarter.
"Ya, Jepang memang kualitasnya di atas. Kondisi fisik Timnas Hockey Field Putri perlu ditingkatkan ke depan. Jadi, mereka bisa tampil all-out dalam empat kuarter,"
Banteng menyampaikan penilaian ini saat menjadi komentator siaran langsung pertandingan di Studio TVRI Senayan, Jakarta.
Persiapan dan jadwal berikutnya
Tim pelatih kini fokus menata program fisik dan taktik sebelum menghadapi lawan berikutnya. Indonesia dijadwalkan bertemu India pada Senin, 21 September 2026, yang diprediksi kembali menjadi laga berat karena India membidik medali dan tiket Olimpiade.
"Laga melawan India pasti akan berat. Mereka itu targetnya meraih medali emas di Asian Games 2026 sekaligus mendapatkan tiket ke Olimpiade Los Angeles 2028,"
Sementara itu, kontingen putra akan memulai pertandingan Pool A melawan India pada Minggu, 20 September 2026.
Catatan akhir
Kekalahan dari Jepang memberi gambaran konkret aspek teknis dan fisik yang perlu diperbaiki. Timnas Hoki Field Putri kini punya waktu untuk mengevaluasi program latihan agar siap menghadapi fase grup berikutnya dan peluang lolos ke babak lebih lanjut.
Jadwal singkat
- 20 Sep 2026: Timnas Hoki Putra vs India (Pool A)
- 21 Sep 2026: Timnas Hoki Putri vs India (Pool B)
Pecinta olahraga yang aktif melaporkan sepak bola, bulu tangkis, dan berbagai kompetisi internasional.
Berita Terkait
Absen Asian Games, Estu Santoso Soroti Kuota 11 Pemain Asing
Estu Santoso menilai kuota 11 pemain asing di liga domestik mengurangi jam terbang pemain muda dan berkontri...
Persija Bidik Tiga Poin Lawan Java United di Bali
Persija targetkan tiga poin lawan Java United di Bali, Sabtu 19 September 2026, setelah persiapan lebih mata...
Pochettino Panggil Striker 16 Tahun, Pulisic Absen Karena Cedera
Cavan Sullivan (16) dipanggil menggantikan Christian Pulisic yang absen karena cedera betis; Pochettino juga...
Fahar Andhikara Bawa Bekal DBL Camp ke Honda DBL 2026
Fahar Andhikara pakai pengalaman DBL Camp untuk persiapkan musim terakhirnya di Honda DBL 2026 dan target me...
Leonard Sky Cetak Tembakan Penentu, Ayah Rela Tempuh Semarang-Bandung
Leonard Sky minta ayah hadir; Okky travel Semarang-Bandung dan menyaksikan Sky cetak tembakan tiga penentu d...
Arzenic SMAN 1 Cirebon: Dukungan Sekolah dan Alumni di DBL 2026
Arzenic SMAN 1 Cirebon mendapat dukungan sekolah dan alumni untuk berlaga di Honda DBL 2026, termasuk bantua...