PDI Perjuangan Gelar Pekan Sampah Nasional 9–14 November 2026
MALANG — PDI Perjuangan mengajak masyarakat dan komunitas di seluruh daerah mengikuti Pekan Sampah Nasional pada 9–14 November 2026. Kegiatan berlangsung menjelang Hari Pahlawan dan meliputi pemilahan sampah, pemanfaatan sampah menjadi produk bernilai, serta kerja bakti membersihkan lingkungan.
Rangkaian kegiatan
Ketua Bidang Kehutanan dan Lingkungan Hidup DPP PDI Perjuangan, Eriko Sotarduga, menyatakan kegiatan dirancang untuk membangun kesadaran kolektif. Ia menyebut perubahan dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti memilah dan mengolah sampah sejak asalnya.
“Menjelang Hari Pahlawan, pada 9–14 November, ada sejumlah kegiatan, mulai dari memilah sampah, memanfaatkan sampah menjadi produk yang berguna, hingga gotong royong membersihkan lingkungan,”
Kegiatan pada pekan itu akan dipusatkan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, dengan pelaksanaan serentak oleh struktur partai di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota. Setiap daerah diharapkan menyesuaikan agenda dengan kondisi lokal masing-masing.
Target dan bentuk partisipasi
Salah satu agenda yang disiapkan adalah pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) melalui kegiatan pengelolaan sampah. Namun, Eriko menegaskan rekor bukan tujuan utama.
Tujuan utama adalah memperluas partisipasi masyarakat dan komunitas agar kepedulian terhadap lingkungan diwujudkan lewat aksi nyata. Pelibatan komunitas dimaksud untuk memperluas jangkauan gerakan dan menggerakkan warga sesuai kebutuhan setempat.
Harapan jangka panjang
“Melalui gerakan ini, kita ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Semangat Hari Pahlawan harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menjaga kebersihan dan merawat lingkungan,”
PDI Perjuangan berharap pekan ini tidak berhenti sebagai agenda enam hari. Pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan sampah diharapkan berkembang menjadi kebiasaan sehari-hari.
Dengan demikian, gerakan menjaga lingkungan dapat berlangsung berkelanjutan dan mendorong nilai ekonomis dari sampah. Keterlibatan lintas komunitas dan struktur daerah dinilai kunci untuk mewujudkan target tersebut.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
Lamongan Dorong Perda Tata Niaga untuk Lindungi Petani Tembakau
Fraksi PDI Perjuangan Lamongan mengawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau untuk menetapkan...
Hasto: Merawat Pertiwi Harus Perkuat Ekonomi Warga Pesisir
Hasto Kristiyanto minta Gerakan Merawat Pertiwi beri manfaat ekonomi langsung bagi warga pesisir lewat UMKM...
Hasto: Gerakan Merawat Pertiwi Harus Dongkrak Ekonomi Pesisir
Hasto menyatakan Gerakan Merawat Pertiwi harus menghubungkan pelestarian lingkungan dengan penguatan ekonomi...
Pemberantasan Narkoba Jatim Perlu Diperkuat hingga Permukiman
DPRD Jatim dorong pencegahan narkoba sampai permukiman setelah Polda Jatim mengungkap 1.870 kasus dan 2.382...
Wakil DPR Perjuangkan Aspirasi Ponorogo: Jalan, Air Bersih, PIP 2027
Anggota Komisi VI DPR, Ir. Budi Sulistyono, berkomitmen memperjuangkan aspirasi Ponorogo: jalan produksi, ai...
Konservasi Mangrove di Malang Dorong Pemberdayaan Pesisir
Konservasi mangrove di CMC Tiga Warna meningkat dua kali lipat, disandingkan program pemberdayaan masyarakat...