PDI Perjuangan Blitar Peringati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026
BLITAR — DPC PDI Perjuangan Kota Blitar menggelar upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2026 di kantor sekretariat partai setempat. Acara diikuti pengurus DPC, Fraksi, PAC, Ranting, serta badan dan sayap partai untuk menegaskan komitmen ideologis dan konsolidasi menghadapi agenda politik ke depan.
Upacara dan peserta
Upacara berlangsung pada Senin pagi dan dihadiri struktural partai dari tingkat kota hingga ranting. Kegiatan ini menjadi forum internal untuk memperkuat solidaritas antar kader dan menyosialisasikan langkah organisasi menjelang pemilu mendatang.
Makna Pancasila bagi kader
Wakil Ketua Bidang Keanggotaan, Organisasi, Pemenangan Pemilu dan Sumber Daya DPC PDI Perjuangan Kota Blitar, Sutanto, menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus menjadi pedoman utama kader dalam perjuangan politik dan pengabdian kepada masyarakat.
“Semangat Pancasila hari ini adalah menjaga kebersamaan dan persatuan. Kader harus berpegang erat dengan sesama kader dan masyarakat, baik dari golongan bawah maupun golongan atas. Pancasila mengajarkan kita untuk tetap bergotong royong dan berjalan bersama,”
Sutanto mengatakan kader partai wajib hadir di tengah masyarakat tanpa membedakan latar belakang sosial atau ekonomi. Ia menyoroti pentingnya konsistensi nilai-nilai kerakyatan dalam setiap aktivitas politik dan sosial partai.
Persiapan menghadapi Pemilu 2029
Menurut Sutanto, tantangan yang menanti menuju Pemilu 2029 tidak ringan. Karena itu, seluruh kader diminta mulai memperkuat kerja organisasi dan memperluas pengabdian kepada rakyat sejak sekarang.
“Tantangan perjuangan ke depan sangat berat. Karena itu pergerakan harus dimulai dari sekarang, dari tahun 2026 ini. Kita harus terus turun ke masyarakat, memperkuat konsolidasi, dan menjaga semangat gotong royong sebagai kekuatan utama partai,”
Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh menjadi sekadar slogan atau seremoni tahunan. Nilai-nilai yang terkandung harus diwujudkan melalui kerja-kerja kerakyatan, kepedulian sosial, dan kebijakan yang berpihak pada rakyat.
Implikasi dan langkah ke depan
Dengan mempertegas komitmen ideologi dan memperkuat jaringan kader, DPC PDI Perjuangan Kota Blitar berharap mampu menghadapi dinamika politik hingga 2029. Partai menilai kedekatan dengan rakyat dan soliditas internal menjadi kunci untuk menjawab tantangan zaman.
Kesimpulannya, peringatan Hari Lahir Pancasila di Blitar dimanfaatkan sebagai momentum konsolidasi internal sekaligus panggilan agar nilai-nilai Pancasila diterapkan nyata dalam tindakan politik dan sosial partai.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
DPRD Magetan Mediasi Miskomunikasi soal Rencana Bioskop di Pasar Baru
Komisi B DPRD Magetan mediasi miskomunikasi antara Disperindag dan pedagang Pasar Baru terkait rencana pemba...
DPR: Investasi Pertambangan Banyuwangi Harus Lindungi Lingkungan
Komisi IV DPR kunjungi PT BSI Tumpang Pitu; Sonny minta investasi tambang selaras dengan perlindungan lingku...
Lamongan Siapkan 10 Ribu Titik PJU, Fokus di Jalur Pantura
Pemkab Lamongan menyiapkan 10.000 titik PJU baru, fokus di Jalur Pantura untuk tingkatkan keselamatan dan ak...
PDI-P Kanigoro Percepat Regenerasi: 30% Perempuan, 30% Kader Muda
PDI Perjuangan Kanigoro membentuk kepengurusan baru dengan 30% perempuan dan 30% kader muda untuk memperkuat...
Bupati Trenggalek Dorong PDAM Pakai Energi Surya untuk Tekan Biaya
Bupati Trenggalek mendorong PDAM pakai panel surya untuk tekan biaya operasional dan perkuat kontribusi PAD...
Bupati Kediri Dukung Koperasi dan Dorong UMKM Masuk Marketplace
Bupati Kediri dukung koperasi dan dorong UMKM memanfaatkan marketplace untuk meningkatkan daya saing setelah...