Pawai 1 Muharram di Banda Aceh: Unta Styrofoam Curi Perhatian
BANDA ACEH — Ribuan takbir dan shalawat bergema saat ratusan siswa mengikuti Pawai Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah pada Selasa, 16 Juni 2026. Pawai dimulai dari Lapangan Blang Padang, singgah di panggung kehormatan Meuligoe Gubernur, dan selesai di halaman Masjid Raya Baiturrahman.
Replika unta jadi sorotan
Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah saat kontingen SD Islam Al-Azhar Kairo menampilkan replika unta berbahan styrofoam. Bentuk kepala unta yang realistis ditopang dua siswa yang berpakaian lengkap sehingga terlihat seperti hewan asli. Aksi ini membuat Bunda PAUD Aceh Marlina Muzakir dan Wakil Bunda PAUD Mukarramah Fadhlullah turun dari panggung kehormatan untuk mengajak berfoto.
"Keren, kreatif, luar biasa. Anak-anak kita, didukung para guru benar-benar menampilkan kreasi yang luar biasa. Tadi, unta yang dibawa SD Islam Al-Azhar Kairo sungguh mencuri perhatian kita semua. Dari MAN 3 juga keren untanya tadi... Keren, seluruh peserta sangat keren hari ini," ujar Kak Na.
Ragam penampilan dan pesan religius
Selain replika unta, kontingen menampilkan berbagai kreasi, antara lain miniatur Ka'bah, fragmen perjuangan sejarah, pembacaan puisi, yel-yel berisi semangat Islami, Al-Qur'an raksasa, serta poster-poster berisi pesan-pesan keagamaan. Pertunjukan ini bertujuan menumbuhkan kecintaan pada tradisi Islam dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini.
- Miniatur Ka'bah
- Fragmen perjuangan, termasuk peran pahlawan perempuan
- Pembacaan puisi dan yel-yel
- Al-Qur'an raksasa dan poster-poster Islami
Jumlah peserta dan delegasi
Pawai diikuti oleh 48 kontingen dari berbagai jenjang pendidikan. Setiap kontingen diperkuat minimal 40 siswa, sehingga kegiatan ini menghadirkan kolom panjang peserta yang antusias sepanjang rute.
| Jenjang | Jumlah Kontingen |
|---|---|
| TK | 10 |
| SD | 10 |
| SMP | 15 |
| SMA | 13 |
Pejabat hadir dan pesan penyelenggara
Acara ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, antara lain Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh A. Murthala, Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Plt Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Marzuki, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh Meutia Juliana. Panitia menyampaikan harapan agar momentum Tahun Baru Islam menjadi momen introspeksi dan perbaikan diri.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai sarana introspeksi diri, bermuhasabah tentang apa yang akan kita lakukan ke depan... Insya Allah, tekad dan niat mulia kita untuk berubah, berhijrah akan dituntun dan dimudahkan oleh Allah," tambah Kak Na.
Pawai 1 Muharram di Banda Aceh menutup rangkaian kegiatan dengan nuansa religius dan kreatif yang kuat, sekaligus memberi ruang bagi siswa mengekspresikan kecintaan pada budaya dan agama. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa terus digelar untuk memperkuat nilai keagamaan dan kebersamaan masyarakat.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Rico Waas: Pelantikan ICMI Muda Medan Harus Jadi Aksi Nyata
Wali Kota Medan Rico Waas minta ICMI Muda Medan yang baru dilantik langsung bergerak dengan roadmap kerja da...
Tapanuli Highlands Festival 2026: Pulau Sibandang Tampil sebagai Destinasi Sport Tourism
Pulau Sibandang dan Muara dipromosikan lewat Tapanuli Highlands Festival 2026; 65 peserta mengikuti lomba re...
Kejati Aceh Gelar Seleksi Jabatan Eselon III.b dengan Sistem Merit
Kejati Aceh menggelar seleksi Jabatan Eselon III.b pada 2 Oktober 2026 menggunakan sistem merit untuk menjar...
Polsek Gunung Malela Tangkap Dua Pengedar Sabu di Siantar
Polsek Gunung Malela menangkap MD (45) dan AID (27) di Siantar, 30/9, serta menyita sabu dan barang bukti la...
Puluhan Remaja Masjid Al Ikhlas Gelar Tadabbur Alam di Medan
Puluhan remaja Masjid Al Ikhlas mengadakan Tadabbur Alam di Medan Selayang untuk mempererat ukhuwah dan meng...
Rico Waas Janji Tangani Banjir dan Tambah 10.000 CCTV di Medan
Wali Kota Medan Rico Waas janji solusi banjir di Kelurahan Beringin, rencanakan drainase, parit, pembersihan...