Lokal

Pasutri di Deliserdang Tewas Diduga Ditabrak Angkot

Bagikan:
Lokasi kecelakaan di Jalinsum Tanjung Morawa tempat pasutri tewas

Deliserdang — Seorang pasangan suami istri asal Desa Tanjungbaru, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, tewas diduga setelah ditabrak angkutan kota (angkot) saat mengendarai sepeda motor, Senin (8/6) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Tanjung Morawa. Kedua korban meninggalkan dua anak laki-laki yang masih kecil.

Kronologi kejadian

Peristiwa terjadi ketika Ahmad Irvandi (34) mengendarai Honda Vario membawa istrinya, Anggun Puspita Sari (29), dari arah Tebingtinggi menuju Medan. Mereka hendak mengantarkan suami berangkat kerja di PT Indofood Tanjungmorawa. Pada lokasi kejadian, sebuah angkot merek Sandra Frima yang dikemudikan pria berinisial SS (38) melintas dari arah yang sama.

Setibanya di lokasi, angkot tersebut diduga menabrak bagian belakang sepeda motor yang dikendarai Ahmad. Benturan menyebabkan kedua penumpang terlempar dan mengalami luka serius.

Korban dan penanganan medis

Ahmad mengalami luka memar di kepala dan mata kiri, serta lecet di kaki kiri. Istrinya mengalami luka robek dan memar di kepala, luka lecet di dagu dan pelipis kanan, serta keluar darah dari hidung. Pasangan itu meninggalkan dua anak laki-laki berusia sekitar 5 tahun dan 3,5 tahun.

Korban dilarikan terlebih dahulu ke Klinik Hamidah Tanjungmorawa dan kemudian dirujuk ke RS Grandmed. Naas bagi pasangan itu; saat dirujuk dan dalam perjalanan menuju rumah sakit, keduanya meninggal dunia.

Proses penyelidikan

Pihak kepolisian Polresta Deliserdang membenarkan adanya dua korban jiwa dalam kecelakaan tersebut. Kasat Lantas AKP Resti Widya Sari dan Kanit Gakkum Iptu AJ Tarigan menyatakan bahwa kejadian sedang ditangani unit laka dan gakkum.

"Benar, ada dua korban yang merupakan pasangan suami istri dan meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas," kata AKP Resti Widya Sari.

Satlantas Polresta Deliserdang telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Polisi juga mengamankan sepeda motor korban, mobil angkot, dan sopir yang diduga terlibat di Unit Gakkum Sat Lantas untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dampak keluarga dan langkah selanjutnya

Kematian kedua orang tua meninggalkan dua anak balita yang kini menjadi tanggung jawab keluarga. Penyidikan polisi akan menentukan penyebab pasti kecelakaan dan apakah ada unsur kelalaian pengemudi angkot.

Kasus ini masih dalam proses penyelidikan, termasuk pemeriksaan saksi dan pengemudi, serta pemeriksaan teknis kendaraan. Hasil pemeriksaan akan menentukan langkah hukum selanjutnya.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait