Imigrasi Tambah Kuota Paspor CFD Sudirman Jadi 50 Pemohon
Direktorat Jenderal Imigrasi menambah kuota layanan paspor pada kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Sudirman, Jakarta, menjadi 50 pemohon per hari. Perubahan ini berlaku setelah antusiasme masyarakat meningkat selama tiga pekan pelaksanaan layanan paspor keliling.
Penambahan kuota dan rinciannya
Penambahan kuota diumumkan Direktur Visa dan Dokumen Perjalanan Ditjen Imigrasi, Eko Budianto, saat diwawancarai di Jakarta Pusat, Minggu, 24 Mei 2026. Kuota harian yang sebelumnya sekitar 30 pemohon kini dikerek menjadi 50.
Rincian kuota dibagi berdasarkan metode pendaftaran:
- 40 pemohon untuk aplikasi M-Paspor
- 10 pemohon untuk layanan walk-in
Alasan penyesuaian dan batas waktu layanan
Eko menyatakan peningkatan ini merefleksikan tren kenaikan pemohon di setiap pekan. Ia menegaskan layanan paspor CFD menyesuaikan dengan jadwal dan durasi Car Free Day yang ditetapkan pemerintah provinsi.
“Alhamdulillah, dua minggu kemarin layanan paspor CFD masih berkisar 30 pemohon. Namun hari ini sudah menjangkau 50 pemohon,”
Menurut Eko, karena layanan ditempatkan pada momen CFD, segala kegiatan layanan juga berakhir bersamaan saat CFD usai. Oleh sebab itu, ada batas waktu operasional yang harus dipatuhi.
“Karena ini momen CFD, ketika CFD selesai maka layanan kami juga selesai. Jadi ada batas waktu yang diberikan pemerintah provinsi kepada kami,”
Jenis paspor dan tarif
Dalam layanan keliling ini, Ditjen Imigrasi menyediakan paspor berbahan polikarbonat. Tarifnya mengikuti besaran untuk paspor biasa, dengan pilihan masa berlaku lima dan sepuluh tahun.
Jenis paspor polikarbonat dipilih karena ketahanan dan keamanan yang lebih baik dibandingkan model sebelumnya, sehingga menjadi opsi yang ditawarkan tanpa biaya tambahan.
Dukungan program digitalisasi pelayanan
Eko menyebut layanan paspor CFD mendukung program digitalisasi pelayanan keimigrasian yang tengah diimplementasikan. Ia menegaskan upaya digitalisasi bertujuan memperluas jangkauan layanan publik.
“Layanan ULP, UKK, dan MPP sifatnya permanen, tidak mobile. Dengan program Pak Menteri, layanan keimigrasian harus bisa menjangkau kebutuhan masyarakat, contohnya di CFD ini,”
Dengan demikian, layanan keliling pada CFD dianggap sebagai bagian dari strategi mempertemukan layanan digital dan kebutuhan masyarakat di ruang publik.
Ke depan, penyesuaian kuota dan perluasan lokasi layanan akan dipantau berdasarkan animo masyarakat dan kebijakan pemerintah provinsi terkait pelaksanaan Car Free Day.
Berita Terkait
Mendiktisaintek Dorong Penguatan Riset Multidisiplin
Mendiktisaintek mendorong riset multidisiplin sebagai strategi menghadapi tantangan global dan domestik; per...
Wamendagri Ajak Papua Pegunungan Utamakan Penyelesaian Damai
Wamendagri Ribka Haluk mengajak masyarakat Papua Pegunungan menyelesaikan konflik secara damai dan melibatka...
Keluarga Sambut Pulang 9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla
Sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla dipulangkan 24 Mei 2026; keluarga dan simpatisan menyambut haru d...
DPR Dorong Penguatan Beasiswa dan CSR untuk Pendidikan Vokasi
DPR mendorong penguatan beasiswa dan pemanfaatan dana CSR untuk memperkuat pendidikan vokasi serta penyerapa...
Sembilan WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dipulangkan ke Indonesia
Sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla 2.0 tiba di Bandara Soekarno-Hatta, disambut Menlu Sugiono setela...
Pantauan Soetta: Jelang Kedatangan Sembilan WNI Ditahan Israel
Terminal 3 Soekarno-Hatta ramai menjelang kedatangan sembilan WNI yang sempat ditahan militer Israel, dipant...