Lokal

Pemko Langsa Gelar Pasar Murah Jelang 1 Muharram 1448 H

Bagikan:
Warga antre di pasar murah Langsa untuk membeli paket sembako subsidi

Pemerintah Kota Langsa melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop dan UKM) menggelar Pasar Murah untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Kegiatan dibuka di Tribun Lapangan Merdeka Kota Langsa pada Selasa, 9 Juni 2026, dan berlangsung selama empat hari, 9–12 Juni 2026.

Pelaksanaan bergilir di empat lokasi

Kegiatan pasar murah diadakan bergilir agar lebih mudah dijangkau warga di seluruh wilayah kota. Pembukaan resmi dilakukan di pusat kota, lalu dilanjutkan ke tiga pasar rakyat dalam Kabupaten/Kota Langsa.

  • Tribun Lapangan Merdeka Kota Langsa — 9 Juni 2026
  • Pasar Rakyat Timbang Langsa, Kecamatan Langsa Baro — 10 Juni 2026
  • Pasar Rakyat Kuala Langsa, Kecamatan Langsa Barat — 11 Juni 2026
  • Pasar Rakyat Buket Meutuah, Kecamatan Langsa Timur — 12 Juni 2026

Menurut Pelaksana Tugas Kepala Disperindagkop dan UKM Kota Langsa, Harris Gusnally, pemilihan lokasi bergilir dimaksudkan agar manfaat program dirasakan langsung oleh masyarakat di tiap kecamatan.

"Pasar murah ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kota Langsa dalam menjaga stabilitas harga dan membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok."

Rincian paket kebutuhan pokok

Pada pasar murah ini, masyarakat dapat membeli paket sembako bersubsidi yang terdiri atas beberapa komoditas pokok. Harga paket disusun agar lebih terjangkau dibandingkan harga pasar umum.

Komoditas Jumlah Harga
Beras premium 10 kg Rp100.000
Gula pasir premium 2 kg Rp28.000
Minyak goreng 2 liter Rp41.000
Telur 1 papan Rp45.000
Total paket Rp214.000

Tujuan program dan respons masyarakat

Pemko Langsa menyatakan program ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan mendukung upaya pengendalian inflasi daerah melalui penyediaan bahan pokok dengan harga lebih murah. Pelaksana tugas Disperindagkop dan UKM menekankan pentingnya intervensi pasar semacam ini saat permintaan meningkat menjelang hari besar keagamaan.

Antusiasme warga terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Banyak warga memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh paket sembako dengan harga subsidi yang lebih rendah dibanding harga pasar umum.

Dengan penyelenggaraan yang bergilir, pemerintah berharap jangkauan bantuan lebih luas dan tekanan harga di pasar lokal dapat mereda menjelang perayaan 1 Muharram.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait