Politik

Pameran Pendidikan Lamongan 2026 Dibuka, 115 Stan Tampil

Bagikan:
Suasana Pameran Pendidikan Lamongan 2026 di Kawasan Gajah Mada

Lamongan — Pameran Pendidikan Lamongan 2026 resmi dibuka oleh Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara pada 22–24 Mei 2026 di Kawasan Gajah Mada, Lamongan. Acara bertema Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua digelar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional dan menyemarakkan Hari Jadi Lamongan ke-457.

Prestasi pendidikan: IPM masuk kategori tinggi

Dalam pembukaan, Mas Wabup Dirham menyorot capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan yang mencapai 76,81. Angka ini, menurutnya, sudah berada pada kategori tinggi dan melampaui rata-rata provinsi maupun nasional.

Angka ini masuk dalam kategori tinggi, bahkan melampaui rata-rata provinsi maupun nasional. Kami bersama Bapak Bupati terus berkomitmen mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.

Menurutnya, peningkatan IPM merupakan bukti bahwa upaya pemda dan stakeholder pendidikan mulai membuahkan hasil. Ia menegaskan pendidikan merupakan investasi jangka panjang untuk pembangunan daerah dan bangsa.

Program strategis untuk mencetak SDM unggul

Pemerintah Kabupaten Lamongan disebut telah menjalankan sejumlah program strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program-program tersebut ditujukan pada akses pendidikan dan pemenuhan kebutuhan dasar peserta didik.

  • Beasiswa Perintis untuk siswa kurang mampu berprestasi;
  • Sekolah Rakyat yang mendukung pembelajaran di komunitas;
  • Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau lebih dari 300.000 penerima manfaat.

Tentu hal-hal ini adalah bentuk kolaborasi dan kerja sama kita semua. Kami berkomitmen membangun pendidikan berkualitas di Kabupaten Lamongan karena pendidikan adalah jembatan yang menyambungkan harapan dengan masa depan yang cerah.

Rangkaian acara dan partisipasi lintas sektor

Plh. Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Hariyanto, melaporkan bahwa pameran dirancang sebagai wadah edukasi sekaligus apresiasi bagi insan pendidikan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari dan menampilkan berbagai program dan lomba.

Sebanyak 115 stan pameran tersebut terdiri dari stan Korwil, SMP di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, stan SMA/SMK, Madrasah di bawah naungan Kemenag, perguruan tinggi, organisasi profesi, badan usaha, hingga pelaku UMKM lokal.

Selain pameran karya pendidikan, agenda mencakup pentas seni, lomba interaktif untuk murid dan guru, serta pemberian apresiasi bagi inovasi pendidikan. Kehadiran UMKM lokal juga memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat setempat.

Dampak dan harapan ke depan

Pemerintah daerah berharap pameran ini bukan sekadar acara tahunan, melainkan momentum memperkuat kolaborasi antar pemangku kepentingan. Upaya peningkatan IPM dan program sosial dipandang sebagai langkah berkelanjutan untuk memajukan kualitas pendidikan di Lamongan.

Besar harapan kami, pendidikan di Lamongan akan terus berkembang.

Untuk informasi acara dan perkembangan lebih lanjut, simak juga liputan terkait di Google News.

J
Penulis
John Doe

No bio yet 😊

Berita Terkait