Fiorentina imbang 1-1 vs Atalanta, Comuzzo bunuh diri
Fiorentina dan Atalanta bermain imbang 1-1 di Stadio Artemio Franchi, Florence, Sabtu 23 Mei 2026. Hasil ini ditentukan oleh gol bunuh diri bek Fiorentina, Pietro Comuzzo, pada menit ke-82.
Jalannya pertandingan
Atalanta memulai laga dengan intensitas tinggi dan beberapa peluang mengancam gawang Oliver Christensen. Namun tim tuan rumah yang memecah kebuntuan lewat Roberto Piccoli pada menit ke-39 setelah memanfaatkan peluang di kotak penalti.
Babak kedua diwarnai beberapa penyelamatan Christensen, termasuk upaya dari Ahanor dan tendangan keras Davide Zappacosta. Christensen juga berhasil menepis percobaan dari Kamaldeen Sulemana, sehingga skor 1-0 bertahan hingga menit-menit akhir.
Pada menit ke-82, Zappacosta melepas umpan silang rendah yang membelok oleh Pietro Comuzzo menuju gawang sendiri. Gol bunuh diri itu memaksa La Viola berbagi angka dan menutup laga dengan skor 1-1.
Reaksi pelatih
Manajer Fiorentina, Paolo Vanoli, memilih memahami kesalahan yang terjadi pada anak asuhnya. Ia menekankan bahwa pengalaman sulit adalah bagian penting dari proses perkembangan pemain muda.
"Dalam hidup, kita pasti melewati masa-masa sulit, dan justru di masa-masa sulit itulah kita tumbuh. Menurut saya, Pietro memiliki potensi, dan pasar telah membuktikannya musim panas ini," ujar Vanoli seusai pertandingan.
"Di masa-masa sulit, terkadang kamu sudah berusaha memberikan yang terbaik, namun hal-hal seperti ini acap kali muncul. Pietro selalu fokus, dia selalu ingin berkembang, dan saya pikir dia memiliki masa depan yang cerah di depannya."
Dampak di klasemen
Hasil imbang ini memastikan Atalanta finis di posisi ke-7 klasemen Serie A 2025/2026 dengan 59 poin. Posisi tersebut mengamankan tiket klub ke kompetisi UEFA Conference League musim depan.
Sementara itu, Fiorentina menutup musim pada posisi ke-14 dengan 42 poin, sehingga resmi terhindar dari ancaman degradasi. Hasil ini juga menjadi imbang keempat dari enam pertandingan terakhir Fiorentina pada akhir musim.
Prospek ke depan
Kedua tim akan menggunakan catatan akhir musim ini sebagai bahan evaluasi untuk musim depan. Atalanta ingin mempertahankan tren positif menjelang kompetisi Eropa, sedangkan Fiorentina perlu memperbaiki konsistensi agar hasil seperti gol bunuh diri tidak lagi menentukan poin penting.
Redaktur Nasional yang fokus meliput isu pemerintahan, hukum, dan perkembangan sosial di Indonesia.
Berita Terkait
Pelatih Bangladesh Akui Kualitas Pemain Indonesia Lebih Unggul
Pelatih Bangladesh Thomas Dooley mengakui superioritas Indonesia setelah kalah 9-2 pada laga Grup A FIFA ASE...
City dan Real Madrid Imbang 1-1 di Liga Champions Wanita
Manchester City dan Real Madrid bermain imbang 1-1 di Joie Stadium, 2 Oktober 2026; Caicedo dan Shaw menceta...
Timnas Indonesia Bidik Trofi Pertama usai Lolos Final ASEAN Cup
Herdman menyebut Timnas Indonesia berpeluang membuat sejarah setelah lolos final FIFA ASEAN Cup 2026 usai me...
Jerman Bungkam Serbia 2-0 di Allianz Arena
Jerman menang 2-0 atas Serbia di Allianz Arena (2 Okt 2026), menguasai 73% bola; Wirtz mencetak gol pada men...
Wales Bangkit Kalahkan Norwegia 2-1 di Cardiff
Wales bangkit dan menang 2-1 atas Norwegia di Cardiff, 2 Okt 2026, memanfaatkan kartu merah lawan dan tendan...
Belanda Bangkit: Reijnders Selamatkan 1 Poin vs Yunani
Belanda bangkit dari 0-2 untuk imbang 2-2 lawan Yunani; Reijnders mencetak gol penyeimbang dan memperpanjang...