Novita Hardini Dorong Pacitan Jadi Destinasi Incentive Trip
PACITAN — Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong Kabupaten Pacitan mengoptimalkan kekayaan alam, desa wisata, dan budaya menjadi destinasi incentive trip berkelas nasional. Dorongan itu disampaikan pada workshop di Pantai Ngiroboyo dan Desa Wisata Sendang, Rabu 26 Agustus 2026. Tujuannya jelas: membuat wisatawan tinggal lebih lama dan meningkatkan manfaat ekonomi bagi warga lokal.
Dorongan untuk Mengemas Pengalaman Wisata
Novita menilai modal Pacitan sudah kuat: pantai, gua, sungai, desa wisata, serta produk lokal. Tantangannya adalah mengemas semua potensi tersebut menjadi pengalaman terintegrasi yang menarik rombongan perusahaan atau komunitas.
"Pacitan sudah memiliki pasar dan magnet wisata yang nyata. Tetapi pekerjaan kita bukan sekadar mengejar jumlah pengunjung. Kita harus membuat orang punya alasan untuk datang kembali, tinggal lebih lama, dan membelanjakan lebih banyak uangnya di Pacitan," ujar Novita.
Menurutnya, paket untuk incentive trip harus memadukan destinasi, aktivitas kebersamaan, kuliner, budaya, dan produk UMKM agar wisatawan mendapatkan pengalaman yang menyeluruh.
Data Kunjungan dan Potensi Ekonomi
Dinas Pariwisata Kabupaten mencatat kunjungan wisatawan mencapai sekitar 1,3 juta pada 2023 dan turun menjadi 1,14 juta pada 2024. Salah satu magnet utama, Pantai Klayar, mencatat sekitar 215 ribu kunjungan pada 2024.
| Tahun | Total Kunjungan | Keterangan |
|---|---|---|
| 2023 | ~1,300,000 | Jumlah kunjungan wisatawan |
| 2024 | ~1,140,000 | Jumlah kunjungan wisatawan |
| 2024 | ~215,000 | Kunjungan Pantai Klayar |
"Semakin lama wisatawan tinggal, semakin banyak pintu ekonomi yang terbuka," tegas Novita.
Empat Langkah Pacitan Naik Kelas
Novita menawarkan empat agenda utama untuk memperkuat posisi Pacitan sebagai tujuan incentive trip:
- Menyiapkan paket wisata siap jual untuk 2—3 hari atau lebih, yang mengintegrasikan destinasi, hotel, transportasi, aktivitas, budaya, dan UMKM.
- Meningkatkan kualitas pelayanan di semua titik kontak wisata: pemandu, pengelola destinasi, hotel, rumah makan, transportasi, dan oleh-oleh.
- Memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Pariwisata, DPR, industri pariwisata, agen perjalanan, komunitas, dan desa wisata.
- Mengubah strategi promosi dari sekadar menampilkan pemandangan menjadi menjual pengalaman lengkap.
"Anak-anak muda Pacitan punya kemampuan luar biasa membuat konten. Jangan hanya menjual foto pantai yang cantik. Mari kita jual pengalaman bagaimana rasanya menikmati sunrise, kuliner khas, menyusuri Maron, menikmati Goa Gong hingga merasakan kebersamaan dalam perjalanan yang tidak ditemukan di tempat lain," kata Novita.
Pariwisata yang Memberi Manfaat Nyata
Novita menekankan bahwa pengembangan pariwisata harus berdampak langsung pada ekonomi warga. Dengan paket dan layanan yang tepat, pengeluaran wisatawan akan mengalir ke hotel, transportasi, kuliner, pemandu, dan perajin lokal.
"Wisata bukan hanya tentang tempat. Ada bapak yang membuka warung, ibu yang menyiapkan makanan khas, pemuda yang menjadi pemandu, dan pengrajin yang membuat cendera mata," ujar Novita.
Ia juga mengingatkan untuk mempertahankan identitas lokal sebagai nilai jual utama. Novita mengapresiasi dukungan kementerian dan pemkab, dan mendorong agar hasil workshop diterjemahkan ke paket wisata konkret, promosi yang terarah, serta kolaborasi yang berkelanjutan.
Langkah nyata dan kerja sama lintas pemangku kepentingan dinilai krusial agar Pacitan tidak hanya dikunjungi, tetapi menjadi destinasi yang dirindukan dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDIP Jatim Buka Posko Layanan Gratis untuk Muktamirin NU di Jombang
DPD PDIP Jawa Timur membuka posko layanan gratis bagi muktamirin Muktamar ke-35 NU di Jombang, menyediakan k...
DPRD Banyuwangi Minta Faskes Layani Pasien Tanpa Melihat Desil
Anggota DPRD Banyuwangi minta RSUD dan Puskesmas layani pasien tanpa melihat desil; Dinsos diminta mendata w...
Meteri Bumi: Bupati Trenggalek Ajak Jaga Sumber Air dan Ekosistem
Bupati Trenggalek pimpin Meteri Bumi di Sumbergedong dan ajak warga jaga ekosistem serta sumber air menjelan...
YPA-MDR Gandeng Banyuwangi Bina 10 SD, Fokus Empat Pilar
Pemkab Banyuwangi dan YPA-MDR mulai program pembinaan sekolah lima tahun, membina 10 SD sejak Oktober 2026 d...
Endog-endogan Kembiritan Digelar, 1.500 Warga Rayakan Maulid
Tradisi Endog-endogan Kembiritan digelar 25 Agustus 2026 dengan 1.500 peserta, memperkuat gotong royong dan...
Fatmawati Trophy Jatim: Fashion Hidupkan Semangat Jahit Sang Saka
Fatmawati Trophy Jatim di Surabaya mengangkat kisah Fatmawati lewat fashion, memperkenalkan nilai ketekunan,...