Lokal

KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Affandin dalam OTT Fee Proyek

Bagikan:
Penangkapan Bupati Langkat Syah Affandin oleh KPK terkait OTT fee proyek

JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Langkat, Syah Affandin (Ondim), dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait pembayaran fee proyek. Penangkapan terjadi Jumat (3/7) dan melibatkan tujuh orang yang ditangkap di wilayah Sumatera Utara.

Ringkasan penangkapan

Juru Bicara KPK, Heru Prasetio, menyatakan penyidik melakukan OTT di beberapa lokasi, termasuk Binjai, Kota Medan, dan Kabupaten Langkat. Dari hasil operasi itu, KPK mengamankan Bupati Langkat bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) dan lima orang dari pihak swasta.

"Ada tujuh orang yang terjaring OTT oleh penyidik KPK di wilayah Sumatera Utara. Diantaranya Bupati Langkat, ASN dan lima orang dari pihak swasta,"

Barang bukti dan asal dana

Dalam penindakan tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai. Heru menyebut nilai yang disita mencapai ratusan juta rupiah dan berasal dari mekanisme pembayaran fee proyek.

"Dari penangkapan (OTT) itu penyidik KPK menyita barang bukti uang tunai senilai ratusan juta hasil pembayaran fee proyek yang bersumber dari Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim Kabupaten Langkat,"

Proses pemeriksaan

Setelah diamankan, Syah Affandin dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk pemeriksaan awal. Dari Medan, yang bersangkutan diterbangkan ke Jakarta untuk proses lanjutan oleh tim penyidik KPK.

Status penyidikan dan langkah berikut

Heru menegaskan penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif dan pengembangan kasus. Hingga kini KPK belum mengumumkan status hukum akhir para pihak yang ditangkap.

Kasus ini berfokus pada dugaan suap yang terkait pengelolaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat. Proses penyidikan selanjutnya akan menentukan apakah berkas cukup untuk menaikkan status tersangka dan melanjutkan ke tahap penuntutan.

Perkembangan penyidikan akan diumumkan KPK seiring berjalannya pemeriksaan dan pengumpulan bukti tambahan.

Sarah Kurniawati
Penulis
Sarah Kurniawati

Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.

Berita Terkait