Surabaya Tingkatkan Perizinan Digital untuk Jaga Iklim Investasi
SURABAYA — Anggota Komisi B DPRD Surabaya, Baktiono, mendesak Pemerintah Kota Surabaya mengoptimalkan pelayanan perizinan berbasis digital untuk menjaga iklim investasi, mempercepat layanan publik, dan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal. Pernyataan itu disampaikan pada Senin, 29 Juni 2026, sebagai respons atas kebutuhan mempermudah akses perizinan bagi pelaku usaha dan warga.
Optimalkan perizinan digital
Baktiono menilai kemudahan perizinan menjadi faktor kunci untuk menarik investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Ia meminta DPMPTSP memberikan layanan maksimal sehingga pelaku usaha tidak perlu mondar-mandir mengurus izin.
"Di tengah kesulitan perekonomian saat ini, investasi di Surabaya harus disambut baik oleh semua komponen. Pemerintah kota wajib memberikan pelayanan maksimal melalui DPMPTSP agar warga maupun investor tidak perlu mondar-mandir mengurus perizinan," ujar Baktiono.
Menurut Baktiono, Surabaya sudah memiliki fondasi layanan perizinan yang terus berkembang, mulai dari Unit Pelayanan Satu Atap (UPTSA), Surabaya Single Window (SSW), hingga integrasi dengan sistem Online Single Submission (OSS). Ia menekankan pemanfaatan sistem digital harus terus dioptimalkan agar proses lebih cepat dan transparan.
"Lewat sistem ini, perizinan yang persyaratannya lengkap seharusnya bisa selesai dalam hitungan jam," kata Baktiono.
Digitalisasi pelayanan kesehatan
Selain perizinan usaha, Baktiono mendorong penguatan digitalisasi di sektor kesehatan. Ia menyebut perlu penyempurnaan sistem antrean daring di puskesmas dan rumah sakit untuk meningkatkan ketertiban dan efisiensi layanan kepada masyarakat.
Investasi dan penyerapan tenaga kerja
Dalam konteks investasi, Baktiono mencontohkan ekspansi bisnis kuliner Spesial Soto Boyolali (SSB) di Surabaya. Ia menilai persoalan administratif seperti klasifikasi jenis usaha kerap menghambat ekspansi pelaku usaha.
"Kalau memang hanya persoalan klasifikasi antara warung, depot, restoran, atau kafe, sebaiknya segera disesuaikan agar tidak menghambat investasi," ujar politisi PDI Perjuangan itu.
Lebih jauh, Baktiono mengingatkan investor agar memberdayakan tenaga kerja lokal. Penyerapan tenaga kerja setempat dianggap penting untuk memberikan manfaat ekonomi langsung dan membangun hubungan harmonis antara usaha dan lingkungan.
"Investor harus bekerja sama dengan warga lokal, terutama dalam penyerapan tenaga kerja. Dengan begitu, masyarakat ikut merasakan manfaat investasi dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan usaha," katanya.
Koordinasi antar pemangku kepentingan
Baktiono juga mengimbau agar persoalan di lapangan diselesaikan melalui jalur pemerintahan, dari lurah hingga camat, tanpa melibatkan organisasi kemasyarakatan. Ia menekankan koordinasi pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha sebagai kunci menjaga iklim investasi yang aman dan kondusif.
Koordinasi lintas pihak akan menentukan keberlanjutan iklim investasi serta manfaat ekonomi bagi warga Surabaya.
Jurnalis politik dengan fokus pada dinamika partai, kebijakan publik, dan agenda pemerintahan.
Berita Terkait
PDI Perjuangan Batu Kawal Rumah Layak Huni dan Percepatan PSU
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Batu mengawal rumah layak huni dan percepat penyerahan PSU untuk perbaiki pe...
Blitar: Lomba Mewarnai 'Api Semangat Bung Karno' untuk Anak
DPC PDI Perjuangan Blitar gelar lomba mewarnai 'Api Semangat Bung Karno' untuk anak TK–SD di Plataran Gasebo...
PDI Perjuangan Kediri Rayakan Bulan Bung Karno dengan Aksi Sosial
PDI Perjuangan Kota Kediri memperingati Bulan Bung Karno di Taman Kleco dengan aksi sosial, budaya, olahraga...
Novita Hardini Ajak Gen Z Hidupkan Marhaenisme
Novita Hardini mengajak Gen Z menghidupkan kembali Marhaenisme lewat aksi nyata pada Soekarno Talk-In di Mag...
REDTalks Prajuritkulon Jadi Ruang Kreatif dan Edukatif Bagi Kaum Muda
REDTalks PAC Prajuritkulon disambut baik tokoh PDI Perjuangan; forum diskusi ini dorong peran pemuda dalam k...
Ratusan Sembako Dibagikan di Bondowoso Tutup Bulan Bung Karno
Rumah Aspirasi Sonny T. Danaparamita menyalurkan ratusan paket sembako di Bondowoso pada 28 Juni 2026, denga...