Optimalisasi Kawasan Strategis Batam Kunci Perkuat Investasi
Anggota Badan Anggaran DPR RI Puteri Komarudin mendorong optimalisasi kawasan strategis di Kota Batam untuk memperkuat arus investasi nasional pada Triwulan I 2026. Dorongan itu sejalan dengan kenaikan kepercayaan investor terhadap status Free Trade Zone (FTZ) Batam dan potensi pengembangan sektor industri, perdagangan, konstruksi, dan logistik.
Fokus pada kawasan strategis dan KEK
Puteri menilai beberapa kawasan strategis perlu difungsikan sebagai penggerak utama pembangunan industri pengolahan dan layanan. Pengoptimalan kawasan dinilai penting untuk menjaga dan meningkatkan laju investasi di Batam.
Beberapa kawasan yang disebut sebagai titik fokus antara lain:
- KEK Nongsa
- KEK Batam Aero Technic
- KEK Pariwisata Kesehatan Internasional
"Realisasi ini tentu tidak terlepas dari kepercayaan investor terhadap kawasan Batam yang berstatus Free Trade Zone (FTZ). Berbagai kawasan strategis seperti KEK Nongsa, KEK Batam Aero Technic, hingga KEK Pariwisata Kesehatan Internasional diharapkan menggerakkan industri,"
Dukungan pada proyek Pusat Data
Puteri juga menyambut langkah Badan Pengusahaan (BP) Batam yang mengembangkan hub ekonomi digital melalui proyek Pusat Data (Data Centre). Ia melihat peluang ini sebagai kesempatan untuk memperkuat ekosistem digital regional.
"Tentu ini merupakan peluang strategis yang perlu kita kawal bersama. Sehingga, manfaatnya bisa dirasakan masyarakat, terutama berkaitan dengan skema alih teknologi (transfer technology),"
Permintaan evaluasi insentif fiskal
Selain pengembangan kawasan dan infrastruktur digital, Puteri meminta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Direktorat Jenderal Pajak melakukan evaluasi efektivitas insentif fiskal di Batam. Tujuannya memastikan fasilitas fiskal memberi manfaat luas bagi perekonomian lokal dan mendorong investasi yang produktif serta berkelanjutan.
"Ini menjadi penting, supaya kita bisa selalu memastikan fasilitas fiskal yang diberikan sebanding dengan manfaatnya bagi perekonomian masyarakat. Supaya kita dapat mengukur sejauh mana efektivitasnya dalam mendorong investasi dan dampaknya pada penciptaan lapangan kerja,"
Dampak dan prospek
Optimalisasi kawasan strategis dipandang sebagai langkah kunci untuk mempertahankan momentum investasi Batam pada kuartal pertama 2026. Jika dijalankan efektif, kebijakan ini berpotensi mendorong penciptaan lapangan kerja dan transfer teknologi yang lebih nyata bagi masyarakat setempat.
Ke depan, koordinasi antarinstansi terkait dan pengawasan pelaksanaan insentif fiskal akan menentukan sejauh mana manfaat pengembangan kawasan dan proyek digital dapat dirasakan secara luas oleh warga Batam.
Reporter ekonomi yang mengulas pasar, investasi, UMKM, serta kebijakan fiskal dan moneter.
Berita Terkait
BNI Tawarkan SBR015 di wondr, Imbal Hasil hingga 6,85%
BNI membuka penawaran SBR015 lewat wondr dengan imbal hasil minimum 6,75%-6,85% dan cashback hingga Rp15 jut...
OJK: 29 Rencana Penawaran Umum Masuk Antrean senilai Rp26,47 T
OJK mencatat 29 rencana penawaran umum senilai Rp26,47 triliun dan total penawaran Jan–Sep 2026 mencapai Rp1...
BNI Perbarui wondr untuk Nasabah Emerald dan Private
BNI perbarui aplikasi wondr by BNI untuk nasabah Emerald dan Private mulai 5 Oktober 2026, mempermudah akses...
IHSG Menguat 1,26% hingga Jeda Siang, Sentimen Stimulus Rp31 T
IHSG menguat 1,26% ke 6.196,09 pada jeda siang 6 Okt 2026, terdorong prospek stimulus pemerintah Rp31 triliu...
OJK Proyeksikan Industri Pembiayaan Tumbuh 2–4% hingga 2026
OJK proyeksikan industri perusahaan pembiayaan tumbuh 2–4% sampai akhir 2026; piutang tercatat Rp514,08 tril...
IHSG Naik 20,27 Poin, Stimulus Rp31 T Dukung Prospek Pasar
IHSG menguat 20,27 poin di pembukaan 5 Okt 2026; pemerintah siapkan stimulus Rp31 triliun yang mendukung pro...