Teknologi

Cygnus XL Tinggalkan ISS Usai Antar 11 Ribu Pound Kargo

Bagikan:
Pesawat kargo Cygnus XL mendekati Stasiun Luar Angkasa Internasional

Pesawat kargo Cygnus XL milik Northrop Grumman dijadwalkan meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada Jumat, 9 Oktober 2026. Wahana ini sebelumnya mengangkut lebih dari 11 ribu pound (sekitar 5.000 kilogram) pasokan dan peralatan penelitian ke stasiun untuk mendukung operasional dan sains.

Jadwal pelepasan dan proses

Pelepasan akan dimulai melalui perintah dari kendali misi di Bumi kepada lengan robotik Canadarm2. Lengan tersebut akan melepaskan Cygnus XL dari modul Unity dan memindahkannya ke posisi pelepasan sekitar pukul 12.45 waktu setempat.

NASA akan menyiarkan proses pelepasan dan keberangkatan secara langsung mulai pukul 12.30 waktu setempat, sehingga publik dapat mengikuti manuver lepas dari ISS.

Muatan dan tujuan misi

Dalam misi Commercial Resupply Services-24 (CRS-24), Cygnus XL membawa suplai, eksperimen sains, dan peralatan pendukung lainnya untuk para awak dan penelitian di ISS. Pengiriman itu membantu kelangsungan eksperimen dan operasi stasiun selama beberapa bulan ke depan.

Selain membawa barang baru, Cygnus XL juga akan memuat ratusan kilogram barang bekas dan peralatan yang tidak lagi diperlukan di stasiun sebelum meninggalkan orbit.

Rencana pembuangan dan deorbit

Setelah berpisah dari ISS, Cygnus XL dijadwalkan melakukan deorbit pada Minggu, 11 Oktober 2026. Wahana akan melakukan masuk kembali terkendali ke atmosfer Bumi dan terbakar, sehingga sebagian besar muatan yang dibuang akan hancur.

Proses deorbit tidak akan disiarkan secara langsung oleh NASA.

Kronologi singkat

  1. 11 April 2026: Cygnus XL diluncurkan menggunakan roket SpaceX Falcon 9 dari Cape Canaveral, Florida.
  2. September2010 2026: Cygnus tiba dan berlabuh, melaksanakan penyerahan kargo ke awak ISS selama beberapa bulan.
  3. 9 Oktober 2026: Pelepasan dari ISS menggunakan Canadarm2 dan pengendalian dari Bumi.
  4. 11 Oktober 2026: Jadwal deorbit dan masuk kembali ke atmosfer.

Implikasi dan konteks

Misi CRS-24 menunjukkan kelanjutan kerjasama komersial untuk suplai stasiun orbit. Penggunaan wahana seperti Cygnus XL memungkinkan pergantian kargo dan pembuangan sampah stasiun tanpa mengganggu operasi ilmiah.

Langkah berikutnya adalah pengolahan data eksperimen yang dikirim ke Bumi dan persiapan misi suplai berikutnya, yang akan terus mendukung riset antariksa jangka panjang.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait