Teknologi

Crew-12 Akhiri 237 Hari di ISS, Menuju Pendaratan di Pasifik

Bagikan:
Kapsul SpaceX Dragon meninggalkan ISS saat Crew-12 kembali ke Bumi

Empat anggota Crew-12 meninggalkan Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) setelah menyelesaikan misi selama 237 hari di orbit. Pelepasan wahana berlangsung pada 7 Oktober 2026 dan dipimpin oleh pilot Jessica Meir dan Jack Hathaway dari NASA. Bersama mereka, Sophie Adenot (ESA) dan Andrey Fedyaev (Roscosmos) kembali ke Bumi menggunakan kapsul SpaceX Dragon, dengan pendaratan dijadwalkan di Samudra Pasifik pada Kamis.

Kronologi kepulangan Crew-12

Wahana Dragon lepas dari modul Harmony sebelum menjalankan prosedur turun menuju atmosfer Bumi. Awak menyelesaikan pengepakan barang pribadi, kargo, dan sampel ilmiah yang akan dianalisis di darat. Sebelum reentry, seluruh kru mengonsumsi cairan dan tablet garam untuk membantu tubuh beradaptasi kembali dengan gravitasi setelah berbulan-bulan berada di ruang angkasa.

Persiapan medis dan logistik

Persiapan terakhir mencakup pemeriksaan kesehatan dan penataan sampel penelitian. Langkah konsumsi garam dan cairan merupakan bagian dari protokol mitigasi efek orthostatic dan penyesuaian cairan tubuh pasca-misi. Kargo ilmiah yang dibawa pulang akan membantu analisis lebih jauh terkait efek jangka panjang penerbangan luar angkasa pada manusia.

Crew-13 melanjutkan riset di ISS

Saat Crew-12 kembali ke Bumi, tujuh awak tetap berada di ISS untuk melanjutkan operasional stasiun. Empat anggota baru Crew-13, yang tiba pada 1 Oktober 2026, segera menjalankan rangkaian eksperimen kesehatan manusia.

  • Jessica Watkins mengumpulkan dan menganalisis sampel darah untuk menilai risiko pembekuan darah pasca-penerbangan luar angkasa.
  • Luke Delaney memantau pola tidur, mengumpulkan sampel air liur, dan merekam data kesehatan menggunakan jam pintar.
  • Josh Kutryk (Kanada) melakukan pemindaian pembuluh darah dengan perangkat Ultrasound 3.
  • Sergey Teteryatnikov (Roscosmos) merekam laju pernapasan memakai sensor akustik yang dipasang di leher.

Program ini bertujuan memahami perubahan fisiologis selama tinggal di mikrogravitasi dan memitigasi risiko bagi misi jangka panjang.

Dampak dan jadwal ke depan

Dengan pulangnya Crew-12, fokus tim di Bumi beralih pada analisis sampel dan data yang dibawa. Crew-13 dijadwalkan tinggal dan bekerja di ISS hingga musim semi 2027, melanjutkan penelitian yang mendukung misi eksplorasi manusia di Bulan dan Mars.

Perpindahan kru dan penyerahan tugas berjalan menurut jadwal misi, memastikan kontinuitas eksperimen dan pemeliharaan fasilitas laboratorium di orbit.

Naufal Hakim
Penulis
Naufal Hakim

Editor teknologi yang mengulas gadget, kecerdasan buatan, startup, dan inovasi digital.

Berita Terkait