JICAF 2026 Hadirkan Special Drop Tribute untuk Guruh Gipsy
JICAF 2026Special Drop Tribute: Guruh Gipsy sebagai bagian dari pameran dan program kreatif untuk mengenang warisan musik Guruh Gipsy dan memperkenalkannya ke generasi muda. Program tersebut dipamerkan pada rangkaian acara Meet The Artist di Agora Mall, Sabtu, 3 Oktober 2026, dan dikembangkan lewat kolaborasi dengan Lamunai Records serta sejumlah seniman.
Kolaborasi produk yang memadukan musik dan rupa
Inisiatif ini menghadirkan beragam produk hasil kolaborasi yang menggabungkan musik, ilustrasi, fashion, dan craft. Pengunjung dapat menemukan karya dengan nilai historis sekaligus estetika kontemporer.
- Perhiasan
- Apparel
- Art print
- 50th Anniversary Deluxe Edition CD sebagai objek koleksi
- Guruh Gipsy x Cahya Pesisir Batik Scarf yang memadukan motif batik dan identitas musikal
Respons personel Guruh Gipsy
Dua personel Guruh Gipsy, Keenan Nasution dan Abadi Soesman, hadir untuk bertemu pengunjung dan melihat langsung produk tribute tersebut. Mereka menyampaikan rasa bangga atas apresiasi yang terus mengalir terhadap karya mereka.
“Harapan saya, melalui kolaborasi ini, kita bisa menghasilkan sesuatu yang tidak selalu berkiblat ke Barat. Indonesia punya begitu banyak hal yang bisa diangkat menjadi karya,”
Keenan menekankan pentingnya menjaga identitas lokal dalam berkarya dan mendorong eksplorasi kreatif yang tetap berakar pada tradisi Indonesia. Ia juga menyebut bahwa inspirasi bisa datang dari hal yang pernah dilihat atau ditemui, tetapi olahannya harus memberi ciri khas tersendiri pada karya.
“Saya merasa bangga karena karya kami masih dihargai hingga saat ini, apalagi, bisa melihat generasi muda mengapresiasi karya-karya dari zaman kami,”
Abadi menambahkan bahwa keberlanjutan apresiasi itu menunjukkan relevansi musik dan estetika Guruh Gipsy bagi penikmat kontemporer.
Makna acara dan prospek ke depan
Special Drop Tribute: Guruh Gipsy menunjukkan bagaimana musik dapat menemukan interpretasi baru melalui medium ilustrasi, fashion, dan kerajinan. Program ini selaras dengan tema JICAF 2026, The World We Draw, yang menyorot pertemuan berbagai perspektif dalam ekosistem kreatif.
Dengan hadirnya produk yang bisa dibawa pulang, inisiatif ini tidak hanya berfungsi sebagai penghormatan historis, tetapi juga membuka peluang agar karya klasik mendapatkan pembaca dan penikmat baru. Ke depannya, kolaborasi semacam ini berpotensi memicu proyek lintas disiplin lain yang tetap menempatkan identitas Indonesia sebagai pusat inspirasi.
Jurnalis hiburan yang fokus pada dunia selebritas, film, musik, dan budaya populer.
Berita Terkait
Lee Bo Young dan Kang Tae Oh Bintangi Divorce Investigator Hong Mal Geum
Lee Bo Young dan Kang Tae Oh akan membintangi drama komedi-hukum "Divorce Investigator Hong Mal Geum" yang t...
Xdinary Heroes Rilis Mini Album 'IMPULSE' 12 Oktober 2026
Xdinary Heroes akan merilis mini album 'IMPULSE' pada 12 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB, disertai teaser "WHAT...
Anggun Nostalgia Tampil di GBK saat Closing FIFA ASEAN Cup 2026
Anggun kembali tampil di GBK pada Closing FIFA ASEAN Cup 2026 dan mengenang debut panggungnya di stadion itu...
Cholil ERK Jelaskan Makna 'RIMPANG' di Madani Film Festival 2026
Cholil Mahmud memaparkan tema RIMPANG yang menggabungkan film, musik, dan komunitas dalam Madani Film Festiv...
Avengers: Endgame Kembali Jadi Film Terlaris Dunia
Perilisan ulang Avengers: Endgame: Encore mendorong Avengers: Endgame kembali ke puncak film terlaris dunia,...
Angga Yunanda Wakili Indonesia di Final AACA 2026
Angga Yunanda terpilih sebagai National Winner Best Actor AACA 2026 dan akan mewakili Indonesia di Grand Gal...